Nelayan Blokade Jalan, Arus Lalu Lintas Rembang Tetap Lancar

Arus lalu lintas kendaraan berat, keluar masuk dari jalan dalam kota Rembang, karena jalan dekat tugu Adipura depan kantor DPRD di blokade nelayan pada Senin pagi (08/01/2018) sampai pukul 12.00 WIB
REMBANG - cbfmrembang.com, Meski massa pendemo penolak pelarangan jaring cantrang di Rembang bergerak dengan cara memadati jalan pantura depan kantor DPRD setempat pada Senin pagi (08/01/2018) sekitar pukul 10.00 WIB, namun lalu lintas kendaraan antar provinsi tetap lancar.

Polisi menyiapkan dua rute rekayasa lalu lintas, dari arah Semarang dan Surabaya, dengan dua jalur yang berbeda. Sampai aksi rampung, jalur lalu lintas tidak ada kemacetan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang Ariakta Gagah Nugraha menjelaskan, untuk kendaraan dari arah Semarang dialihkan melalui jalan dalam kota. Dengan rute jalan dr Wahidin, Soetomo, jalan Cokro, dan keluar dari depan SMP Negeri 03 Rembang.

Sedangkan kendaraan dari arah Surabaya dialihkan menggunakan jalur lingkar selatan, yang meliputi, soklin, Weton, Ngotet-Galonan, dan keluar melalui Pentungan.

"Untuk demo tadi arus lalu lintas kita alihkan. Yang dari barat, kita masukkan dari jembatan kali karanggeneng, masuk jalan Wahidin, Cokro, dan keluar dari pertigaan depan SMPN 3" kata Kasat Lantas.

Menurutnya, rencana awal jalur pantura, separuh akan difungsikan untuk jalan kaki peserta aksi, dan sebagian fungsikan bagi para pengendara sepeda motor.

Namun, para nelayan melakukan blokade jalan pantura depan tugu Adipura, sehingga rekayasa arus terpaksa dilakukan petugas.

"Karena mereka berjalan dengan menutub jalan pantura depan tugu, jadi kita alihkan melalui jalan lingkar, dan jalan dalam kota" tambahnya.

Para peserta aksi berjalan kaki, dari start pelabuhan Tasikagung, menuju depan DPRD, untuk peserta aksi dari nelayan Rembang bagian barat. 

Sedangkan perwakilan nelayan cantrang dari Rembang bagian timur, mulai berjalan kaki dari Balai Desa Pasar Banggi. 

Peserta aksi dari Rembang bagian timur hanya diikuti enam ratuysan orang, yang terdiri 50 orang dari nelayan di Kecamatan Sarang, dan sisanya dari Desa Pasar Banggi dan sekitarnya. ( ASMUI )
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 2158915362726675946

Post a Comment

Daerah

-----KLIK SIARAN KAMI------

Pariwisata

Politik

Archive

Olahraga

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::