Padati Kantor DPRD, Nelayan Ngotot Cantrang Dilegalkan

Saat sebagian nelayan cantrang peserta aksi sedang menduduki tugu Adipura pada Senin pagi (08/01/2018)
REMBANG - cbfmrembang.com, Ribuan nelayan cantrang di Rembang Senin pagi (08/01/2017) mendatangi depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Para nelayan ngotot meminta bertemu setiap perwakilan anggota fraksi yang ada digedung Dewan. Dalam orasinya, nelayan menyampaikan agar cantrang tetap diperbolehkan untuk tetap beroprasi.

Para nelayan sempat mengancan sweeping gedung dewan, jika tidak ada perwakilan anggota DPRD yang mau bertemu dengan para senayan yang sudah memadati didepan kantor.

Ketua Asosiasi Nelayan Dampo Awang Bangkit Suyoto dalam orasinya menagih tiga hal yang di janji oleh pemerintah pusat. Diantaranya, bantuan alat tangkap, permodalan, dan kajian akademis independen yang sampai hari ini belum dilaksanakan oleh pemerinmtah pusat.

"Kami dijanjikan bantuan alat tangkap. Pemerintah melalui KKP memberikan bantuan alat tangkap, tetapi sangat minim sekali. Janji permodalan, supaya nelayan cantrang mau ganti alat tangkap. Tetapi faktanya apa, nelayan cantrang kesulitan mendapatkan permodalan. Yang ketiga, kepala Staf Kepresidenan melalui KKP menjanjikan mau mengadakan kajian akademis secara independen, namun sampai hari ini belum dilaksanakan" kata Suyoto saat orasi.

Malihat aksi, Bupati Rembang Abdul Hafidz, bersama Wakil Bupati Bayu Andriyanto, dan perwakilan dari Ketua fraksi di DPR langsung turun bertemu nelayan.
Saat Bupati Rembang bersama Wakil Bupati sedang menemui nelayan, siap menjembatani pertemuan dengan Presiden Joko Widodo 
Bupati menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Rembang, bersama DPRD dan perwakilan nelayan cantrang siap mendampingi untuk bertemu dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Jakarta.

"Bapak ibu sudah tau bahwa keputusan ini merupakan keputusan Pemerintah Pusat. Maka saya minta perwakilan dari nelayan baik dari pengusaha dan ABK berangkat menemui Pak Jokowi dengan perwakilan. Karena menemui Pak Presiden tidak mudah, saya minta waktu untuk menemuinya" kata Bupati Rembang Abdul Hafidz.

Meski sudah ditemui oleh Bupati Rembang beserta jajaran, dan beberapa ketua Fraksi dari DPRD, nelayan tetap ngotot meminta bertemu dengan perwakilan fraksi dari PDIP Rembang. 

Meski sempat menunggu, akhirnya Ketua Fraksi PDIP Rembang Jasmani menemui nelayan, meski dalam kondisi penyembuhan, pasca sakit beberapa waktu yang lalu. Dalam kesempatan itu, ia menjanjikan dari PDIP siap mendampingi nelayan ke Jakarta.

setelah suasana terik, para nelayan berangsur-angsur membubarkan diri dengan berjalan kaki pulang, meski ada yang bertahan hingga pukul 12.00 WIB, massa membubarkan diri dari depan kantor DPRD.  ( ASMUI )
Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 3224941843517839165

Post a Comment

Daerah

-----KLIK SIARAN KAMI------

Pariwisata

Politik

Archive

Olahraga

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::