Nelayan Cantrang Boleh Melaut, Namun Tak Boleh ke Luar Jalur

Kapal cantrang yang belum berangkat melaut didermaga Tasikagung Rembang
REMBANG - cbfmrembang.com, Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) akhirnya mengeluarkan surat edaran peralihan alat penangkapan ikan, bagi nelayan cantrang.

Dari surat edaran bernomor B-91/MEN-KP/II/2018, ditujukan kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Kepala Staf TNI Angkatan Laut, dan Kepala Badan Keamanan Laut (Kamla).

Plt Kantor Pelabuhan Perikanan Pantai Tasiagung Rembang Japar Lumban Gaol kepada reporter radio cbfm Sabtu pagi (10/02/2018) mengatakan, surat edaran baru ia terima pada tanggal 09 Februari kemarin.

Ada tiga hal yang tertuang dalam surat edaran KKP. Diantaranya, Kementrian Kelautan dan Perikanan menyatakan tidak mencabut Permen KP Nomor 71 tahun 2016. Dengan demikian, pelarangan penggunaan alat tangkap ikan jenis cantrang tetap berlaku. 

Selain itu, Kementrian KKP tidak akan menerbitkan Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP), dan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) kepada pelaku usaha yang masih menggunakan alat tangkap terlarang.

"Aturan memang tidak dicabut, KKP juga tidak akan menerbitkan SIUP ataupun SIPI kepada pengusaha ikan yang menggunakan API terlarang," kata Japar.

Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan tidak akan menerbitkan Surat Layak Oprasi (SLO). Sedangkan Syahbandar Perikanan tidak akan mengeluarkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB).

"SLO dan SPB juga tidak akan diterbitkan, tapi nelayan cantrang tetap boleh melaut," tambahnya.

Kementrian KKP tidak mempersoalkan nelayan cantrang kembali melaut. Bagi kapal cantrang hanya diizinkan menangkap ikan di jalur 2 Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP 712) laut jawa.

Bagi nelayan cantrang menangkap ikan di luar jalur yang sudah ditentukan, akan diberlakukan proses hukum yang berlaku. Untuk dapat kembali menangkap ikan, nelayan cantrang akan dibekali surat kelayakan dari Kemen KP.

Surat edaran tersebut akan disosialisasikan pada tanggal 12 Februari 2018, bersamaan dengan pendataan kapal cantrang diatas 30 GT di pelabuhan Tasikagung Rembang. (Asmui/Mifta)
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 7641362544266489830

Post a Comment

-----KLIK SIARAN KAMI------

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::