Bupati Minta “Tolak Politik Uang” Harus Terus Disosialisasikan

Bupati saat memberikan sambutan dalam sosialisasi "tolak politik uang"

REMBANG-cbfmrembang.com, "Tolak Politik Uang" harus terus disosialisasikan di masyarakat. Hal tersebut merupakan pembelajaran yang sangat penting bagi masyarakat dalam berdemokrasi.

Hal itu disampaikan Bupati Rembang, H.Abdul Hafidz seusai menghadiri Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018 "Tolak Politik Uang " Selasa  (10/4/2018) yang digagas oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah dan Bawaslu Kabupaten Rembang di Ballroom Hotel Gajah Mada Jl.Gajah Mada Rembang,Selasa  (10/4/2018). 

Meskipun penegakan hukumnya sudah menjadi ranah penegak hokum, menurutnya sosialisasi sangat penting demi kemajuan demokrasi.

"Memang itu nantinya ranahnya di Gakkumdu yang di dalamya ada kejaksaan, polisi dan lainnya. Namun alangkah baiknya tolak politik uang bisa disebar luaskan kepada masyarakat,"ujarnya.

Kemudian saat disinggung mengenai anggapan masyarakat bahwa politik uang atau pemberian uang yang dilakukan salah satu paslon tertentu kepada masyarakat hanya diibaratkan sebagai ganti uang lelah. Ia mengutarakan bahwa hal itupun sebenarnya tidak dibenarkan.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber  Ketua Bawaslu Propinsi Jawa Tengah M.Fajar Subeki   Direktur Akademi Komunitas Semen Indonesia (AKSI) Muhamad  Sugihariyadi dan Sekda Rembang  Drs. Subakti dihadiri oleh Ormas , LSM , Tokoh Masyarakat , Pelajar,  Nelayan dan Muspida setempat. (Mifta/Mifta)

Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 1113263986158772030

Post a Comment

------KLIK SIARAN KAMI------

.

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::