KAMPANYEKAN DAMPAK BAHAYA MEROKOK

-- --


Rembang-Dinas kesehatan propinsi jawa tengah melalui Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) wilayah Pati kemarin (07/03)  mengkampayekan dampak bahaya rokok di Sanggar Budaya Komplek Pendopo Musium RA kartini Rembang.

Penyuluhan yang bertemakan membangun generasi sehat menuju berprestasi, melibatkan Komisi E DPRD Jateng, Dinbudparpora Rembang,  unsur osis, karang taruna, IPPNU dan santri pondok pesantren, Diharapkan adanya program tersebut, ilmunya bisa di tularkan di masyarakat, keluarga, teman dan dirinya sendiri

 Kepala Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) wilayah Pati Mulyo Prasedyo saat mengkampayekan dampak bahaya rokok menyampaikan, . Peningkatan pecandu rokok salah satunya karena tidak adanya aturan jelas terkait batasan merokok. Apabila tidak dibatasi perda di tempat umum, atau kawasan rokok atau area khusus. Padahal secara tidak langsung, para pecandu akan berpengaruh terhadap perokok pasif. 

 Meskipun sudah ada himbauan peringatan yang dicantumkan di bungkus rokok oleh produsen pabrik, ternyata kenyataannya para pemakai tetap bertambah. Padahal perlu di ketahui, rokok merupakan penyakit pemberat lainnya.

Diantaranya bisa menyebabkan penykit Tuberkulosis (TB), dimana Indonesia menduduki peringkat  4 setelah India, China, dan Afrika Selatan yang bisa meningkatkan resiko  kematian. Mengingat TB bergandengan HIV/AIDS yang menyebabkan kekebalan tubuh yang diserang.

Mulyo mengungkapkan Melihat adanya dampak tersebut, pihaknya berupaya melakukan tindakan prefentif dan provotif (pemulihan dan pencegahan). 

DIBKPM Pati disediakan kilinik pengobatan gratis apabila ingin berhenti merokok, dan  bisa menyembuhkan total bagi yang benar-benar berkomitmen Menanggapi bahaya dampak merokok  Moh. Zein Komisi E DPRD Jateng akan mengkaji dengan pembuatan Perda . Juga terhadap penyakit  menular HIV/AIDS,  dan akhir  Maret mendatang diharapkan sudah selesai..

Ditambahkan Moh Zein dipantura  jateng tingkat penderita  bahaya dampak merokok, HIV/AIDS, Jateng khususnya Pantura tingkat penderita tinggi. Kabupaten rembang Rembang termasuk 10 besar, setelah Semarang, Tegal dan Pati, 

”Sebenarnya  untuk mengurangi pecandu rokok itu mudah Pemrintah tinggal menutup pabrik rokok, namun tidak segampang itu  untuk menutupnya dkarena dsampaknya akan dirasakan ribuan masyarakat terkait bagaimana nasib para ribuan buruht, petani tembakau maupun produsennya.(affandi)

Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::