Animo Baca Warga Masih Rendah

-- --
Pelajar manfaatkan layanan wiifi saat berkunjung di Perpusda


Rembang-Kurun dua tiga bulan  belakangan ini tercatat jumlah pengunjung perpustakaan daerah milik Pemkab Rembang yang terletak di komplek tempat wisata DABTRPK terus menurun. Untuk itu Kantor Perpustakaan dan Arsip melakukan berbagai upaya guna meningkatkan animo warga agar tertarik berkunjung.

Aris selaku Kasi Perpustakaan sekaligus pengelola perpusda mengatakan, pengunjung terbagi dalam 4 segmen terdiri pelajar SD hingga SMA, Mahasiswa, Karyawan dan Umum. Untuk koleksi buku sendiri sebenarnya tergolong komplit, meliputi pengetahuan umum, literatur mata pelajaran yang diajarkan mulai SD sampai jenjang perguruan tinggi, bacaan fiksi, majalah dan surat kabar.

Diantara upaya yang ditempuh untuk menumbuhkan dan meningkatkan minat baca warga adalah memperbanyak koleksi buku dan diutamakan pada jenis bacaan yang dibutuhkan warga. Sedikitnya tahun ini ada tambahan sebanyak 700 judul, didominasi bacaan fiksi yang setahun belakangan banyak dipinjam oleh pengunjung.

Upaya lain yang dilakukan sambung Aris yaitu mendirikan perpustakaan atau taman baca di desa-desa yang belum ada, selanjutnya mempertahankan jasa peminjaman buku kepada masyarakat melalui mobil perpustakaan keliling. Satu hal yang dinilai cukup efektif yakni menggelar pameran buku bekerja sama dengan para penerbit, dengan tujuan membuat warga dapat membeli aneka buku bacaan yang dipasarkan dengan harga terjangkau.

Menurut Aris layanan lebih yang diberikan kepada pengunjung yakni membuat area perpusda sebagai kawasan wifi, sehingga mereka yang memilki perangkat pendukung dapat menikmati akses internet secara gratis. Pengunjung dari kalangan pelajar dan mahasiswa disebut cukup banyak yang datang memanfaatkan fasilitas tersebut. 

Disinggung keberadaan perpustakaan digital, Aris jelaskan masih tersedia dan dapat dimanfaatkan oleh pengunjung. Hanya saja lantaran petugas operator dimutasi ke SKPD  lain, maka untuk sementara dilayani sendiri olehnya dan hal ini kurang maksimal karena sering tugas luar kantor dan acapkali tidak dibuka untuk umum.

Data jumlah buku Perpusda kurun waktu tiga tahun terakhir terus ditambah, dari 25.260 menjadi 26.582 eksemplar. Sedangkan jumlah pengunjung menunjukkan trend menurun, pada tahun 2012 sebanyak 15.330 orang, tahun berikutnya berkurang menjadi 14.563 orang dan tahun silam menyusut menjadi 14.272 orang. Sedangkan dari jumlah populasi yang harus dilayani di tahun 2014 sebanyak 611.495 orang yang berkunjung ke perpusda hanya mencapai 14.272 orang. (heru )

Reaksi: 

Post a comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::