Kabupaten Literasi Perlu Didukung Perbup

-- --

Edi Winarno dorong dana desa dimanfaatkan untuk membangun perpusdes

Rembang-Pegiat baca buku di wilayah Rembang menunggu diterbitkanya Perbup untuk dijadikan acuan sebagai petunjuk pelaksanaan dan tekhnis mewujudkan gerakan gemar membaca seusai sebulan launching Kabupaten Literasi. Regulasi yang tergolong penting tersebut nantinya sekaligus untuk menguatkan pemberlakuan Permendikbud No 21 tahun 2015 tentang kewajiban membaca selama 15 menit di semua jenjang pendidikan.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip dan Pengolahan Data Elektronik (Parsip dan PDE) setempat Edi Winarno.

Pasalnya dia yang juga pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Rembang yakin kebijakan Mendikbud Anies Baswedan terkait budaya literasi belum berjalan di sini. Selain itu dengan adanya Perbup yang mengatur budaya literasi Edi Winarno sebutkan sudah pasti semua institusi juga wajib menyediakan ruang pinjam dan baca buku atau litetarur lainnya seperti halnya yang mudah dijumpai di seluruh sekolah. Termasuk pula mendorong tumbuhnya taman baca masyarakat di tiap wilayah berikut perpustakaan desa/kelurahan sebagai kelengkapannya.

Sambung Edi Winarno, Perbup juga berfungsi sebagai penguat komitmen semua pihak untuk melestarikan Kabupaten Literasi, tak berhenti usai dilaunching yang berikutnya tidak ada tindak lanjutnya sama sekali dan bahkan berhenti total. Tak hanya dijalankan oleh dunia pendidikan tetapi menyeluruh lintas sektoral dan paling penting melibatkan partisipasi masyarakat sebagai sasaran penguatan literasi menjadi bagian dari budaya kehidupan sehari-hari.

Disinggung keberadaan perpustakaan desa/kelurahan sampai dengan tahun 2016, Edi Winarno sebut sudah terbentuk hingga 65 persen, sedangkan sisanya kemungkinan besar tak dapat lagi diusulkan pembangunannya berdana APBN atau APBD karena terganjal UU No 23 tahun 2015 yang mengatur penerima dana hibah harus berbadan hukum.

Namun kendala itu dapat disisiasati dengan penggunaan dana desa untuk membangun, membuat mebelair dan membeli koleksi buku maupun memberi honor petugas jaganya karena berkaitan peruntukkan pemberdayaan masyarakat.

Ditambahkan pihaknya sendiri telah memberikan pelatihan bagi calon pengelola perpustakan di desa-desa yang belum berdiri tempat baca tersebut dan untuk memudahkan masyarakat yang haus bacaan maka secara periodik mobil perpus keliling menyambangi desa-esa tadi. Digagas pula untuk memudahkan warga mengakses internet maka aparatur desa sah-sah saja mengalokasikan dana desa yang dikelola untuk pemasangan jaringan wifi. (heru budi s )

Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::