Kesinambungan Bebas BABS Dimonitoring

-- --


tim menyusun laporan pertanggung jawaban di lokasi

Rembang - Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang tak sebatas melaunching program desa/kelurahan bebas buang air besar sembarangan (BABS) saja namun tahun berikutnya dimonitoring berkesinambungan. Langkah tersebut dinilai penting karena tak ingin launching hanya sekedar menjadi kegiatan seremonial belaka.

Pada Rabu (13/04/2016) pagi secara mendadak tim penilai eksistensi bebas BABS mengunjungi Desa Kabongan Kidul Kecamatan Rembang melakukan monitoring. Bertempat di kawasan Dukuh Borotugel dilakukan pengecekan secara acak pada beberapa kediaman warga.

Tim monitoring terdiri perwakilan Dinas Kesehatan Nurul Setiyowati, Kasi Kesra Kecamatan Rembang Temok, perwakilan Puskesmas Rembang 1 Siti Kholifah. Mereka  disambut Kades Kabongan Kidul Rokhani beserta perangkat desa. Meski sedikit terkejut karena tiba-tiba dikunjungi, Kades Kabongan Kidul Rokhani mendukung verifikasi kesinambungan program bebas BABS dan upaya ini tentu menjadikan masyarakat wajib melestarikannya karena sewaktu-waktu dimonitoring. 

Sementara perwakilan Dinas Kesehatan Nurul Setiyowati menjelaskan kedatangan tim ke Desa Kabongan Kidul dalam rangka monitoring bebas BABS karena termasuk salah satu desa yang lolos  tahun 2015. Langkah ini merupakan tanggungjawab instansinya melakukan penilaian apakah berlanjut atau berhenti pasca dilaunching.

Tim selanjutnya mengecek beberapa rumah secara acak yang hasilnya diketahui semuanya telah memiliki jamban. Tak hanya itu, sanitasi lingkungan juga turut dimonitoring untuk memastikan apakah saluran pembuangan lancar atau mampet karena mempengaruhi kondisi kesehatan di wilayah setempat. (heru budi s)
Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::