Komisi D Pertanyakan SMP Enggan menggelar UNBK

-- --
Kepsek SMAN 3 Rembang Sri Purwaningsih pantau pelaksanaan  UN melalui CCTV


Rembang-Meski gembira mengetahui sekolah pelaksana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini bertambah dari sebelumnya, namun Komisi D DPRD Kabupaten Rembang merasa heran karena tak satupun jenjang pendidikan SMP sederajat ikut menggelar. Dalam waktu dekat dewan akan mengundang Dinas Pendidikan dan seluruh Kepsek SMP sederajat guna membahas hal tersebut berikut mencarikan solusinya.  

Anggota Komisi D Frida Iriani disela monitoring hari pertama UN SMA sederajat bersama Asisten 1 Sekda Rembang dan panitia tingkat kabupaten mengatakan, Data Dinas Pendidikan  dilaporkan ada delapan sekolah yang mengadakan ujian secara online terdiri satu SMA dan tujuh SMK baik negeri dan swasta. Padahal mulai tahun depan sekolah jenjang pendidikan SMA sederajat dikelola oleh pemprov sehingga tak akan ada lagi yang membanggakan bagi Kabupaten Rembang jika tak satupun sekolah SMP sederajat ikut melaksanakannya.

Lanjut anggota dewan asal Lasem dari Partai Nasdem itu menyesalkan tak adanya sekolah SMP sederajat yang enggan mengelar UNBK. Pihaknya akan menginformasikan permasalahan tadi ke ketua komisi agar ditindaklanjuti mengundang Dinas Pendidikan setempat bersama seluruh Kepsek SMP sederajat untuk menginventarisir kendala yang ada saat ini berikut mencarikan solusinya agar tahun depan berani menggelar UNBK. 

Frida tambahkan mengetahui sistem ujian online lebih mudah dari sisi pelaksanannya dan nilai kejujurannya sangat tinggi, sebagai anggota dewan pihaknya tentu sangat mendukung berlakunya UNBK. Bahkan  mengusulkan ke Kemendikdub supaya dipertahankan dan berharap alokasi sekolah penyelenggara di daerah terus ditambah setiap tahunnya, namun disadari untuk mewujudkannya memang perlu diperhatikan terkait sarpras pendukung dan sudah barang tentu harus dipenuhi yang dijanjikan didukung sepenuhnya oleh Komisi D DPRD Kabupaten Rembang.

Rombongan kali pertama melakukan monitoring di SMAN 1 Rembang, salah satu sekolah pelaksana UNBK, Kepsek SMAN 1 Rembang Setyo Purwoko menginformasikan jumlah peserta sebanyak 248 siswa, menggunakan 3 ruang ujian yang jumlah komputernya variatif antara 28 hingga 32 unit dan dilaksanakan dalam 3 gelombang. Disinggung upaya antisipasi putusnya pasokan aliran listrik disebutnya telah menyediakan generator dan siap digunakan sewaktu-waktu saat dibutuhkan. 

Selanjunya rombongan berkeliling ke SMAN 3 Rembang ujian diikuti 259 siswa, SMKN 1 Rembang diikuti 413 siswa dan MAN Rembang diikuti 245 siswa, dimana diterima laporan tak ada seorangpun perserta yang absen dari empat sekolah tersebut. Ketentuan UN tahun ini berlaku seperti tahun lalu yakni hanya digelar sekali baik untuk jalur formal dan non formal, sehingga peserta yang gagal mengikuti harus mendaftar lagi tahun depan. (heru budi s )


Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::