Pengerukan bendungan Kedungsapen

-- --
Kondisi bendungan Kedungsapen yang mengalami pendangkalan


Sumber-Petani di wilayah kecamatan Kaliori dan Sumber, meminta kepada pemerintah kabupaten Rembang untuk mengeruk bendungan Kedungsapen, desa Jatihadi, kecamatan Sumber. Hal itu disampaikan oleh petani dari kelompok tani Gotong Royong, desa Meteseh, kecamatan Kaliori- Jamsu, saat sesi tanya jawab, pada panen raya padi, di desa Gunungsari, kecamatan Kaliori, baru-baru ini.

Jamsu mengatakanperlunya pengerukan bendungan Kedungsapen karena kondisi bendungan Kedungsapen saat ini sudah dangkal. Sehingga tidak bisa menampung air lagi. Begitu hujan langsung mengalir ke bawah.  

Bahkan karena dangkalnya, menurut Jamsu bendungan Kedungsapen saat ini ditanami tanaman pertanian baik periodik maupun semi permanen seperti pohon juga ditanam di bendungan Kedungsapen.

Menanggapi hal itu Kepala Seksi Pengembangan dan Pembangunan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kabupaten Rembang- Wahyu Dian menyampaikan, proposal senada sudah diajukan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) desa Jatihadi dan saat ini telah disampaikan ke gubernur Jawa Tengah dan Dinas Pengembangan Sumber Daya Air (PSDA) Propinsi Jawa Tengah.

Wahyu Dian menjelaskan di tahun ini di Daerah Irigasi (DI) Kedungsapen ada kegiatan perbaikan saluran primer. Bendungan Kedungsapen untuk mengairi areal sawah seluas 1.590 hektar di wilayah kecamatan Sumber dan Kaliori.( Masudi )

Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::