Populasi Ternak Sapi Diyakini Meningkat

-- --
Dintanhut berupaya keras melakukan pembiakan sapi PE

Rembang-Kurun waktu dua tahun terakhir populasi ternak sapi di wilayah Rembang tercatat sekira 121 ribu ekor dan diprediksi tahun ini bertambah seiring terus meningkatnya sistem pembuahan inseminasi buatan (IB) yang menyebar di 14 kecamatan. Satu hal yang membanggakan adalah meski identik memiliki iklim kemarau panjang tetapi Kabupaten Rembang termasuk tinggi mensuport perdagangan ternak sapi di Provinsi Jawa Tengah.

            Kabid Peternakan pada Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Rembang Agus Iwan menjelaskan, populasi ternak sapi sempat susut drastis pada 2013, namun dua tahun berikutnya melonjak signifikan. Untuk akhir tahun nanti diyakini jumlahnya lebih banyak dibanding sebelumnya.

            Data dinas pertanian dan kehutanan Rembang  populasi ternak sapi terdata fluktuatif kurun waktu lima tahun terakhir dan hal ini tak hanya terjadi di wilayah Rembang saja melainkan pada skala nasional. Tahun 2011 terdata sekira 152 ribu ekor dan tahun berikutnya naik hingga kisaran 164 ribu ekor.

            Lanjut Agus Iwan pada tahun 2013 bertepatan dengan sensus ternak diketahui populasi sapi turun drastis sekira 117 ribu ekor. Namun tahun berikutnya mencapai 121 ribu ekor, demikian pula pada tahun lalu dan mengingat permintaan IB terus meningkat dan pembibitan jenis PE juga dintensifkan maka diyakin kali ini bertambah sekira 30 persen.

            Disinggung tingkat konsumsi daging sapi warga Rembang  dibanding dengan jumlah populasi ternak tersebut, Agus Iwan sebutkan tidak linier karena di wilayah Rembang  usaha ternak sapi merupakan penghasil bakalan unggulan yang dikirim ke luar daerah, Adapun tingkat konsumsi daging sapi juga dipengaruhi faktor ekonomi khususnya pendapatan per kapita warga suatu daerah. Dalam catatnnya diketahui tingkat konsumsi per kapita per tahun sebanyak 2 kilogram dari produksi daging sekira 1,3 ton daging sapi.

Agus Iwan tambahkan seiring program peningkatan ekonomi kerakyatan bidang peternakan yang diusung Bupati Abdul Hafidz dan Wabup Bayu Andriyanto selama menjabat, maka kedepan pihaknya selain melakukan upaya menambah populasinya juga memperhatikan peremajaan betina indukan jenis PO. Karena banyak dikembangkan di Kecamatan Kragan maka Dintanhut mengupayakan ada penyebaran di kecamatan lain agar menjadikan Rembang sebagai sentra indukan sapi warna putih itu terwujud. ( heru budi )


Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::