Sita Gerobak yang ditinggal dialun-alun

-- --

Puluhan pedagang PKL alun-alun mendapatkan sosialisasi ketertiban dan keindahan dari satpol PP 

Rembang-Satuan Polisi Pamong Paraja (Satpol PP) Rembang bersama Dinperindakop dan UMKM kemarin (26/4) mengundang sekitar 40 perwakilan pedagang kaki lima (PKL) alun-alun. Mereka diberikan sosialisasi kebijakan  penertiban yang akan dilakukan satpol PP terkait gerobak yang ditinggal PKL di alun-alun.

Kasi penegakan  Perda (gakda) satpol PP kabupaten Rembang Sudarno mengatakan dari hasil sosialisasi ini pihaknya akan melakukan pengawasan dan penyitaan  langsung apabila  masih ada gerobak yang ditinggal di alun-alun.

Pihaknya berjanji akan melakukan penindakan tegas kepada PKL yang nekat meningalkan gerobak maupun deklitnya pasca  berjualan di alun-alun Rembang

Disebutkan Sudarno  dari hasil pengamatan setidaknya ada 3 titik lokasi PKL yang kerap meninggalkan gerobak dan deklit, yakni di utara SDN 2 Kutoharjo, taman barat alun-alun dan di depan SDN 4 Kutoharjo.

Ditambahkan, dalam pertemuan tersebut satpol PP dan Dinperindakop sepakat untuk meminta semua PKL alun-alun Rembang menampilkan daftar menu dengan harga untuk pengunjung. Tujuannya agar pengunjung tidak merawa  dikerjain saat makan dialun-alun rembang.Sebab alaun-alaun adalah wajah kota Rembang yang dilintasi oleh pengunjung dari berbagai daerah. 


Sebelumnya satpol PP juga telah melakukan penyitaan gerobak milik PKL yang ditinggal di alun-alun pasca berjualan, karena berkali-kali melakukan pelanggaran akhirnya gerobak disita dan tidak dikembalikan. Kedepannya rencanya kebijakan ini akan diterapkan juga  dikawasanlain sentra keberadaan PKL. (Mufti affandi)
Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::