Tak Laporkan Laka Kerja Perusahaan Ditegur

-- --


 Waluyo tugaskan tim pemantau perusahaan untuk penuhi tanggungjawabnya terhadap korban

 
Pekerja CV Sinar Mutiara Abadi korban laka kerja kondisinya cukup parah 
 
Rembang-Rendahnya kesadaran perusahaan melaporkan kejadian kecelakaan kerja yang mengakibatkan jatuhnya tiga korban tenaga kerja mengalami luka parah disesalkan oleh Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Rembang. Kedepan hal seperti itu tak akan ditolerir dan akan diberikan sanksi keras sebagai efek jera.

            Pernyataan keras tersebut disampaikan disampaikan Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Rembang Waluyo saat dikonfirmasi terkait dua laka kerja di PT Holi Mina Sluke dan CV Sinar Mutiara Abadi Kaliori. Semestinya perusahaan wajib melaporkan setiap adanya kecelakaan kerja yang menimpa karyawan, tetapi kenyatanya setiap ada kejadian justru diketahui dari media sehingga pihaknya yang harus mencari informasi.

Waluyo contohkan kejadian meninggalnya Suyoto karyawan PT Holi Mina akibat tercebur di kolam limbah perusahaan dan meledaknya mesin kompresor pendingin di perusahaan surimi CV Sinar Mutiara Abadi (SMA) yang menyebabkan tiga orang mengalami luka bakar dimana  perusahaan tidak melaporkan kejadian tersebut. Dari peristiwa tersebut juga diketahui bila edaran soal Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang berulang kali dikirim ke semua perusahaan ternyata masih tak diindahkan, sehingga melalui tim yang diterjunkan di lapangan diperintahkan memberikan teguran.

Waluyo sebutkan dari staff yang mengunjungi kediaman Suyoto di Desa Sendangmulyo, Kecamatan Sluke dan tempat kejadian kolam limbah PT Holi Mina di Desa Balongmulyo, Kecamatan Kragan  perusahaan akan bertanggungjawab penuh terhadap keluarga korban.

Diantaranya telah memberikan tali asih juga dijanjikan memberi pekerjaan pada istri korban dan menanggung biaya pendidikan dua anaknya. Walau demikian pihaknya akan mempertegas komitmen perusahaan dengan membuat surat perjanjian diatas kertas bermaterai guna menjaga kepastian hukum atas jaminan yang sanggup mereka penuhi tersebut.

            Sedangkan terkait insiden di CV Sinar Mutiara Abadi yang mengakibatkan tiga mekanik menderita luka bakar, ditegaskan sudah minta perusahaan menanggung semua biaya pengobatan hingga sembuh. Selain itu juga dintruksikan supaya tetap membayar gaji yang bersangkutan selama menjalani perawatan dengan maksud agar keluarga korban tidak terlantar.

Waluyo tambahkan walau dua laka kerja telah diselesaikan secara kekeluargaan namun Dinsosnakertrans tetap melakukan pengawasan ketat guna memastikan keluarga korban dan karyawan yang menjalani perawatan menerima semua haknya. Tim pengawas terus memantau perusahaan supaya memenuhi tanggungjawab yang wajib diberikan. (heru budi s )

Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::