Kuliner Non Beras Digelorakan

-- --

Bupati Abdul Hafidz dan Wabup Bayu Andriyanto takjub dengan krreasi kuliner non beras yang disajikan peserta lomba

Rembang-Bukan tanpa alasan jika Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BKP dan P4K) Kabupaten Rembang menggelar lomba kreasi menu olahan non beras dan terigu. Tujuannya agar bahan baku yang dimanfaatkan menjadi sumber pangan alternatif dengan beragam kreasi yang menggugah selera.

Hal tersebut dijelaskan Kepala BKP dan P4K Rembang  Dwi Purwanto disela lomba di instansinya pada Kamis (19/5/) siang yang diikuti belasan Kelompok Tani Wanita (KWT) dan Tim Penggerak PKK Kecamatan.  Tindak lanjut yang diinginkan yakni terbit regulasi Perbup yang mengatur tiap SKPD dalam melaksanakan kegiatan seremoni atau rapat minimal menampilkan salah satu olahan makanan hasil lomba yang diadakannya.

Bupati Rembang Abdul Hafidz yang berkenan hadir menyaksikan lomba sekaligus mencicipi aneka menu yang tersaji sempat takjub,  pasalnya tak mengira bila bahan baku lokal yang digunakan mampu dibuat aneka kuliner yang berasa lezat dan berpenampilan menarik. Saat ditanya apakah akan ada langkah optimalisasi dengan membuat sentra perdagangan, dijawabnya  potensi apapun bahkan makanan khas setempat tentu diperhatikan namun secara terarah untuk menunjang pariwisata bahkan dipasarkan ke luar daerah, namun yang paling penting menurutnya adalah keberagaman menu olahan pada lomba berdaya guna mengurangi kebergantungan konsumsi beras.

Terpisah Wabup Bayu Andriyanto disela mencicipi olahan makanan yang dilombakan mengungkapkan dimunkinkan  akan mengusung kuliner  di tempat usaha miliknya, karena diketahui muncul embrio UMKM industri makanan yang layak dikembangkan dan tentu ditangani oleh manajemen perusahaan lepas dari dirinya pribadi karena kini telah menjadi pejabat publik.

Namun mestinya diawali di tiap SKPD dahulu untuk berperan ikut menyajikan, adapun jika akan ditampilkan di hotel miliknya tentu harus dengan catatan kontinyunitas usaha harus dipertahankan.

Sementara Suwarti salah satu peserta dari KWT Mekarsari Kecamatan Sumber menuturkan menu makanan kreasinya berbahan baku singkong dan labu dan telah lancar berproduksi meski baru sebatas wilayah lokal. Menurutnya kini sebagian masyarakat telah beralih ke bahan pangan alternatif non beras dan terrigu untuk dikonsumsi sehari-hari.


Persaingan ketat aneka kuliner non beras membuat juri cukup kesulitan menentukan mana yang layak menyandang juara, sebab hampir semua beda bentuk dan rasa dan menggunakan bahan baku lokal. Namun akhirnya dtetapkan kreasi Tim Penggerak PKK Kecamatan Sulang merebut juara 1, disusul KWT Langgeng Tuntunan Kecamatan Sulang sebagai juara 2 sedangkan Tim Penggerak PKK Kecamatan Pamotan di peringkat 3. (heru budi s)
Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::