PNS di Minta Mundur

-- --

Bupati Rembang saat memimpin apel di Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB)

      Rembang-Bupati Rembang meminta kepada Pegawai Negeri Sipil untuk mengundurkan diri jika tidak mampu menjalankan tugas pokok dan fungsi yang diberikan kepadanya. Hal tersebut diungkapkan Bupati saat memimpin apel di Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB), senin (16/5).

      Ditegaskan Bupati Siapapun yang diberi tugas pimpinan yang sekiranya tidak melanggar aturan, kemudian membangkang, tidak mau apapun alasannya  tidak diterima.

           Menurut Bupati jika ada karyawan yang diberi tugas oleh pimpinannya dan tidak mau menjalankan, dipersilahkan mengundurkan diri dari jabatan secara sukarela.

            Bupati menegaskan fenomena di Kabupaten Rembang maupun nasional masih ada rasa takut melaksanakan pekerjaan. Hal tersebut dikarenakan pemberantasan korupsi. Sesuai Inpres no 1 tahun 2015 yang intinya pemberantasan korupsi tidak boleh menghalang-halangi pembangunan maka sesuai dengan UU ASN bilamana ada persoalan yang diindikasikan ada kerugian negara atau penyimpangan maka APH tidak boleh masuk dulu. Yang masuk terlebih dahulu adalah inspektorat selama 60 hari jika tidak diselesaikan baru APH baru masuk.


            Langkah ini ini sudah disepakati oleh Gubernur, Kajati, Kapolda, BPK dan BPKP, semua kajari se Jateng serta Bupati/walikota se-Jawa Tengah Dengan demikian menurutmya tidak ada alasan untuk takut dan khawatir karena sudah diberi ruang seluas-luasnya untuk menjalankan tugas sehari-hari. (Mufti affandi)
Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::