Prioritaskan infrastruktur dan pertanian dalam TMMD ke 96

-- --

Bupati Rembang H. Abdul Hafidz membuka TMMD ke 96 dan TMMD sengkuyung tahap I untuk desa ceriwik yang berlangsung di desa warugunung. 

Pancur-Komando distrik militer (kodim) 0720 Rembang, menggelar Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 96 dan TMMD sengkuyung tahap satu tahun 2016. Kegiatan diselenggarakan selama 21 hari di desa Criwik, kecamatan Pancur, dan untuk pembukaan di laksanakan di desa warugunung kemari  (03/05) dibuka oleh Bupati Rembang H. Abdul Hafidz. Dalam TMMD ke 96 TNI berkerjasama dengan Kementrian Desa Pembangunan Desa Tertinggal dan Trasnmigrasi RI serta BAPEDA Provinsi dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi serta Pemerintah Kabupaten Rembang.

Bupati Rembang H. Abdul Hafidz membacakan amanat tertulis Gebernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebutkan sudah 36 th TMMD memberikan kontribusi dan bakti pada negri, suatu pengabdian panjang sebagai bentuk kemananggulanagan TNI dengan rakyat yang telah terbukti berhasil untuk mendukung percepatan pembangunan di pedesaan. dari tahun ke tahun kita bisa melihat dengan senantiasa rakyat menyambut TMMD dengan senang, ini semua karena TMMD punya kebermanfaatan langsung oleh rakyat.

H. Abdul Hafidz mengatakan upaya sinergitas program TMMD dan program kementrian dan pemerintah kabupaten kota di lakukan demi percepatan desa dalam membangun indonesia, serta mewujudkan pertahanan negara, kegiatan pembangunan fisik yang dilakukan senantiasa ceto lan temoto, infrastruktur seperti jalan-jalan resik, apik dan memadai. Sedangkan berbagai kegiatan non fisik menjadi sarana efektif memberdayakan masyarakat dalam banyak bidang kehidupan, seperti sosial, pendidikan, kesehatan, kemaanan dan lain sebagainya, diharapkan nantinya masyarakat bisa terlepas dari belenggu kemiskinan dan keterbelakangan, sekaligus bisa menangkal atas potensi ancaman dan gangguan yang membahayakan wilayah sehingga tetap tegaknya negara kesatuan negara republik indonesia.

H. Abdul Hafidz menambahkan Pada prinsipnya TMMD bagian ikhtiar dan upaya kita bersama yang di landasi semangat kegotoroyongan untuk mengurangi kemiskinan, keterbelakangan, ketertinggalan dan ketergantungan khususnya dilingkungan pedesaan, TMMD ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesetiakawanan sosial guna untuk meperkuat keutuhan masyarakat pedesaan.

Sementara itu kepala Desa Criwik Sukardi mengatakan kegitan TMMD ini di prioritaskan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa criwik, pasalnya di desa criwik terkenal dengan agrowisata durian. Para petani durian di berikan bekal untuk mengolah rabuk di belakang rumah supaya bisa di bawa kekebun, serta membersihkan sampah yang berserakan dan pembuatan jalan yang layak supaya makin banyak wisatawan yang datang.

Sukardi berharap dengan di adakan TMMD tersebut desa criwik walaupun di pelosok tidak kalah dengan di kota, semoga secepatnya masyarakat sudah bisa memanfaatkan fasilitas dan bantuan yang di berikan untuk lebih sejahtera. 


Sementara untuk anggran yang di siapkan sebesar Rp 1,9 Milyar dengan rincian sebagai berikut, kegiatan fisik Rp 510 juta, yang di belanjakan berupa jalan rabat beton sepanjang 1,930 meter, plat beton 2 unit, talud 13 unit dan poskamling 1 unit. Dan untuk kegitan non fisik Rp 580 juta, yang di pergunakan untuk, penyuluhan PPBN, penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan kamtibmas hukum dan narkoba, pengobatan masal, penyuluhan KB dan pemberdayaan anak, sosialisasi UU perkawinan dan bintal, penyuluhan pertanian dan pasar murah. Dalam kegiatan tersebut melibatkan sejumlah 100 orang baik dari masyarakat dan TNI. ( prasetyo budi wibowo )
Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::