Satpol PP Siap Kasuskan Pemilik Cafe Karaoke Yang Membandel

-- --

Ka satpol PP Slamet Riyadi tegaskan semua cafe karaoke harus tutup selama bulan puasa

Rembang - Seperti biasa, untuk memberikan rasa nyaman umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan pasti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rembang akan menertibkan aturan jam operasi tempat hiburan dan usaha tempat makan serta warung kopi. Khusus untuk cafe karaoke dipastikan wajib libur sebulan penuh selama berlangsungnya bulan ramadhan.

Ditemui kemarin, Kepala Satpol PP setempat Slamet Riyadi memnginformasikan mengikuti perintah Bupati Rembang terkait larangan dan pembatasan jam operasional tempat hiburan, rumah/warung makan dan warung kopi maka pihaknya tengah menyiapkan surat edaran yang akan dikirim ke semua tempat usaha yang dimaksud paling lambat sepekan sebelum dimulainya bulan ramadhan tahun ini. Mengacu pada surat edaran tahun lalu lewat kesepakatan bersama berkaitan tentang pembatasan jam operasi

Menurut Slamet Riyadi, tempat bilyard dan permainan ketangkasan buka jam 13.00 sampai dengan 17.00 wib, warung kopi lelet buka jam 17.00–22.00 wib dengan syarat tanpa membunyikan musik dan kegiatan karaoke, sedangkkan rumah/warung makan dan restoran boleh buka pagi asalkan tertutup atau tidak terlihat dari luar. Satu hal yang pasti dan tak boleh dilanggar adalah cafe an karaoke tutup penuh sebulan selama bulan puasa dan akan sering diadakan patroli untuk mengecek kepatuhan pemilik atau pengelolanya.

Slamet Riyadi mengimbau semua pengusaha tempat hiburan mentaati pembatasan jam operasional tersebut, pasalnya bila nanti ditemui pelanggaran tentu pihaknya akan memberikan sanski tegas. Pemilik, pengelola dan PK yang membendel terjaring operasi akan didata dan mendapat pembinaan diwajibkan lapor 2 kali sampai bulan ramadhan berakhir, jika tidak datang  terpaksa diserahkan kepihak kepolisian agar disidangkan dengan tuduhan pelanggaran tindak pidana ringan (Tipiring).


Slamet Riyadi tambahkan pada bulan ramadhan mendatang selain menggelar operasi penertiban tempat hiburan maupun warung kopi, jajarannya juga merazia keberadaan pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT) yang berkeliaran di jalan, alun-alun dan pemukiman penduduk. Selanjutnya dibawa ke Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Tramsigrasi setempat, untuk diberi pembinaan bahkan mungkin dikembalikan ke tempat asalnya. (heru budi s)
Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::