21 Nopember ditetapkan hari ikan nasional

-- --

Haziroh Hafidz memberikan sambutan dalam sosialisasi memasyarakatkan gemar makan ikan di pendopo kecamatan Kaliori

Kaliori - Pemerintah Republik Indonesia (RI) telah menetapkan tanggal 21 Nopember sebagai hari ikan nasional. Hal itu disampaikan oleh ketua tim penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) kabupaten Rembang- Nyonya Hj. Hasiroh Hafidz, dalam kegiatan sosialisasi memasyarakatkan gemar makan ikan, di pendopo kecamatan Kaliori, hari kamis (2/6).

Nyonya Hasiroh Hafidz mengatakan penetapan hari ikan nasional telah dituangkan dalam keputusan presiden RI nomor 3 tahun 2014.

Nyonya Hasiroh Hafidz menjelaskan penetapan hari ikan nasional mengingat sebagai negara maritim, Indonesia nampaknya harus benar-benar melihat realitas bahwa konsumsi ikan nasional per kapita per tahun jauh tertinggal dari negara lain. Karena konsumsi ikan nasional saat ini hanya 36 kg per kapita per tahun. Semantara Malaysia sudah mencapai 70 kg dan Jepang 140 kg per kapita per tahun. 

Nyonya Hasiroh Hafidz mengungkapkan beberapa faktor penting mengapa konsumsi ikan nasional per kapita per tahun harus ditingkatkan. Pertama, kandungan protein yang besar dalam ikan akan mampu memperbaiki gizi masyarakat Indonesia yang saat ini rata-rata tinggi badan hanya 157 cm.  


Faktor kedua mengapa konsumsi ikan harus dinaikan adalah faktor IQ orang Indonesia yang juga berada di bawah rata-rata orang di ASEAN. Pasalnya rata-rata IQ orang Indonesia hanya sekitar 89, sementara itu rata-rata IQ orang di ASEAN sekitar 91,3. (Masudi)

Post a Comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::