Kemarau Basah Waspada DBD

-- --
Ka Dinas kesehatan Ali Syofi'i pesan waspada DBD

Rembang-Anomali cuaca yang terjadi saat ini berupa kemarau basah perlu diperhatikan secara khusus oleh masyarakat. Pasalnya selain penyakit musiman yang biasa muncul juga harap diwaspadai berjangkitnya demam berdarah dengue (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang Ali Syofi'i mengatakan, bila kemarau biasa penyakit yang cenderung muncul yaitu infeksi saluran pernafasan atas (Ispa) dan diare. Saat inipun sudah mulai menjangkiti warga tetapi belum begitu mencolok dan masih dalam batas kewajaran.

Sedangkan kali ini berlangsung kemarau basah justru DBD yang perlu diwaspadai sebab banyak muncul genangan air di sekitar pemukiman penduduk. Untuk itu dipesan supaya gerakan pemberantasan sarang nyamuk terus dilakukan guna mencegah merebaknya penyakit yang mengancam keselamatan jiwa penderitanya. 

            Menurut Ali Syofi'i seperti yang belum lama ini terjadi di Desa Karangharjo Kecamatan Sulang, dilaporkan belasan jiwa terserang DBD dan dari hasil pengecekan di lapangan diketahui penyebabnya banyak penduduk menebang rumpun bambu dan menyisakan ruas yang menjadi tampungan air kemudian menjadi sarang nyamuk pencetus penyakit yang mewabah itu. Oleh karenanya diingatkan supaya hal itu jangan berulang di daerah lain, bila memotong bambu diharapkan secara menyeluruh jangan ada yang disisakan.

            Ali Syofi'i tambahkan, kemarau basah juga rentan bagi daya tahan tubuh karena perubahan cuaca ekstrim terjadi sewaktu-waktu dari terik tiba-tiba turun hujan dan hal ini berdampak besar untuk warga yang menjalankan ibadah puasa.

Agar tidak terkendala dalam melaksanakannya dipesan supaya memperhatikan asupan saat berbuka puasa dan makan sahur, berimbang antara gizi, karbohodrat, protein dan kandungan vitaminnya serta sedapat mungkin setiap hari menkonsumsi makanan berserat. 

            Terpisah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang Suharso menyebutkan perlu kewaspadaan lebih selama berlangsungnya kemarau basah sebab sesekali turun hujan bahkan mengguyur cukup deras. Untuk itu harap diperhatikan bila turun hujan selama beberapa hari berturut-turut, mereka yang tinggal di bawah wilayah perbukitan supaya mewaspadai kemungkinan terjadinya longsor.

            Andai terlihat tanda perubahan alam di lingkungan tempat tinggal pasca hujan sambung Suharso dimintanya cepat melapor ke Kecamatan yang nantinya diteruskan ke instansinya.. ( heru budi s )

Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::