Pengerjaan Jembatan Pamotan Dinilai Lambat

-- --

para pekerja sedang mambangun jembatan dengan menggunakan alat berat

Pamotan - Jembatan Pamotan yang rencananya akan selesai dalam waktu 6 bulan dirasa tidak akan terselesaikan dalam jangka waktu tersebut. Pasalnya, setelah hampir 2 bulan pengerjaan baru sampai dalam tahap pengeboran dasar jembatan.

Hal ini menuai kekecewaan dari sebagian besar warga karena jika pengerjaan sampai molor, maka dampak dari pembangunan akan semakin lama dirasakan warga. Salah satu anggota LPMD Mohamad Kholik mengatakan, banyak warga yang geram dan kecewa melihat proses pembangunan jembatan. Dinilai pengerjaan sangat lambat dan alat yang digunakan pun sebenarnya tidak layak mengingat volume pembangunan mencapai nilai Rp 7 milyaran. 

Kholik mengatakan, bedasarkan pengamatan warga bahkan sempat didapati pembangunan terhenti sekitar 3 atau 4 hari. Hal ini mungkin karena tidak ada pengawasan dari pihak perusahaan.

Imbas dari pembangunan jembatan memang sangatlah besar, mulai dari kelancaran lalulintas, peralihan jalan yang berdampak pada resiko keselamatan warga, polusi, serta kerusakan jalan. Selain itu juga sangat berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi warga. Sejak dibangunnya jembatan, banyak para pedagang yang mengeluhkan dagangannya menjadi sepi.


Diharapkan, pihak pekerja maupun perusahaan akan lebih serius dalam pengerjaan jembatan bisa dengan merubah intensitas kerja dan peralatan. Sehingga apabila pengerjaan tepat waktu maka warga tidak perlu lagi berlama-lama menanggung dampaknya dan segala aktivitas di Pamotan kembali stabil. (warih puspita arum)
Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::