Tiga kesepakatan menjaga kedamaian menjalankan ibadah puasa

-- --
Sedan-Jajaran muspika, MWC NU dan paguyuban kepala desa sekecamatan sedan mensepakati pentingnya menjaga kedamaian dalam menjalankan ibadah puasa. dan perlunya sikap saling menghormati antar umat beragama.

Langkah tersebut diwujudkan dengan membatasi  pelaksanaan Tong-tongklek  mulai dari semua tingkatan,   pelaksanaan tadarus khususnya pemakaian pengeras suara luar pada malam hari di batasi hanya sampai jam 21.30 wib  dan kesepakatan yang ke tiga pelaksanaan takbir hanya di perbolehkan di dalam masjid maupun di mushola.

 Sedangkan  untuk takbir keliling tidak di perbolehkan, sementara  semua pengusaha hiburan malam yang berpotensi menganggu kekusukan pelaksanaan ibadah puasa untuk menutupnya sesuai peraturan yang ada.

Plt camat sedan Iswanto mengatakan kedamaian pada saat bulan ramadhan sangat penting  bagi seluruh warga selama pelaksanaan ibadah di bulan ramadhan dengan  menjaga kebersamaan dan keamanan bersama, hal tersebut bertujuan agar ibadah puasa yang di laksanakan akan mendapat rahmat dan barokah dari Allah swt.

Selain itu warga diminta  agar lebih ekstra hati hati dalam membeli barang dan makanan yang bisa membahayakan, karena sering kali pada saat bulan ramadhan makanan yang tidak layak konsumsi justru beredar luas. tetapi yang terpenting terjaganya suasana di bulan ramadhan yang kondusif dan perlunya sikap saling menghormati antar umat beragama ( heri sugiharto )


Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::