Wujudkan keluarga ber ketahanan

-- --

Bupati Abdul hafidz memberikan sambutan pada acara jambore institusi masyarakat pedesaan 

Rembang – Untuk meningkatkan pengetahuan wawasan dan kinerja serta peran kader  petugas pembantu keluarga berencana desa (PPKBD) ) dan sub PPKBD sebagai ujung tombak di lini lapangan dalam pelaksanaan program Kependudukan Keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK)

Pemerintah kabupaten Rembang mengadakan jambore institusi masyarakat pedesaan dalam rangka hari keluarga nasional ( HARGANAS ) Kegiatan yang berlangsung di balai kartini hari selasa ( 28/06 ). Dibuka  oleh Nyonya Haziroh Hafidz selaku Ketua Pengerak TP PKK Kabupaten Rembang.

Hasiroh Hafidz mengungkapkan Peringatan hari keluarga ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk terus menerus memasyarakatkan fungsi dan peran keluarga dalam memperkokoh ketahanan nasional. kelurga yang berketahanan diharapkan mampu memberi pengaruh positif dalam keluarga sendiri maupun lingkungan sekitarnya

Haziroh Hafidz menuturkan, untuk memperkuat kesertaan ber KB, dari keluarga peserta KB yang memiliki anak ballita anak remaja dan anggota keluarga yang berusia lanjut di lakukan melalui upaya pembinaan ketahanan keluarga yang melalui kelompok bina kelaurga balita, bina kelaurga remaja, bina keluarga lansia.

Tercatat di Kabupaten Rembang ini terdapat 419 kelompok BKB ( bina keluarga balita ) dengan jumlah anggota 20.009 KK ( kepala keluarga ), kelompok BKR ( bina kelaurga remaja ) 250 kelompok dengan anggota 10.247 KK, serta 252 kelompok BKL ( bina kelaurga lansia ) dengan anggota 10. 964 KK. 

Sedangkan upaya untuk memperkuat kesetaraan KB khususnya keluarga kurang mampu atau keluarga prasejahtera dan sejahtera satu dilakukan pembinaan dalam kelompok UPPKS ( usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera ) dan pada bulan mei 2016 tercatat keluarga pra sejahtera dan sejahtera satu, anggotanya sebanyak 2.269 orang tersebar di 215 kelompok UPPKS.

Sementara itu Bupati Rembang H. Abdul Hafidz mengatakan, KB merupakan program prioritas utama nasional, jangan sampai laju penduduk ini tidak terkendali sementara perkonomian ini belum memadai. Sehingga di khawatirkan menjadi permasalahan bangsa yang serius. Sehingga untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dengan memprioritaskan KB. Untuk di Kabupaten Rembang hasil dari BPS tahun 2010 perkembangan penduduk Cuma 0,48 % dibawah batas maximal nasional 

Bupati juga mengingatkan kepeda semua peserta yang hadir untuk selalu bersabar dalam menikmati infrastruktur yang memadahi. Karena membangun daerah itu butuh proses dan harus hati-hati, jadi semuanya harus bisa dipertanggungjawabkan. Terlebih menjadi Bupati baru 4 bulan, jadi tidak mungkin bisa menyelesaikan persoalan yang begitu banyaknya.

Bupati juga memberikan tausiah kepada masyarakat supaya bersama – sama membentuk karakter masyarakat yang baik dengan di bekali iman dan taqwa, karena Allah akan membuka pintu berkah bagi manusia yang yang memliki iman dan taqwa yang baik. Begitu pula sebaiknya. ( prasetyo budi wibowo  ) 


Post a comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::