Tak perlu cemas jika menunggu sampai 21 tahun lagi

-- --

Para calon jemaah haji saat menghadiri pembukaan pelatihan manasik haji tahun 2016 di pendopo museum RA Kartini

Rembang-Dalam penyelenggaraan ibadah haji Pemerintah sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap kelancaran, kemudahan dan keselamatan jamaah hajinya, senantiasa berusaha melakukan perbaikan demi perbaikan yang menyangkut aturan pelayanan mulai dari proses pendaftaran, pelatihan manasik, hingga sistem transportasi dan akomodasi jamaah. Hal tersebut di sampaikan oleh Bupati Rembang H. Abdul Hafidz dalam sambutannya dalam acara pembukaan pelatihan bimbingan manasik haji tahun 2016 pagi tadi ( 18/07)  di pendopo museum RA. Kartini.

Bupati lebih lanjut mengungkapkanm walaupun daftar tunggu calon jemaah haji  hingga 21 tahun lagi, calon jemaah Haji tidak perlu mencemaskannya,  Karena kalau memang ditakdirkan tidak berangkat berarti merupakan sesuatu yang tidak menjadi kewajiban bagi pabak ibu.

Selama menjalankan Ibadah haji Bupati juga berpesan  supaya tidak perlu mempersoalkan  paham A atau paham B dalam melaksanakan bimbingan manasik, apa yang diarahkan oleh pemerintah melalui bimbingan haji dari kementrian agama inilah yang menjadi rujukan bapak ibu semua dalam melaksanakan ibadah. 

Bupati  Abdul Hafidz mengungkapkan, ada dua sistem bimbingan dalam manasik haji pada tahun ini, yaitu bimbingan massal dan bimbingan kelompok. Bimbingan massal menargetkan agar calon haji mendapatkan gambaran umum secara jelas tentang kebijaksanaan pemerintah mengenai perhajian. Sedangkan bimbingan kelompok menargetkan agar calon haji dapat memahami secara sempurna segala aspek yang berhubungan dengan pelaksanaan ibadah haji, yang meliputi aspek mental dan fisik, ilmu manasik haji baik teori maupun prakteknya serta petunjuk perjalanan haji.


Sementara itu dalam laporannya Kepala kantor Kementrian Agama Kabupaten Rembang Atho’illah mengatakan, jumlah calon jamaah haji yang akan berangkat tahun ini sebanyak 791 orang dan terbagi menjadi 3 Kelompok Terbang ( kloter ). Yaitu kloter 38, 48 dan kloter 65. Kloter 38 berjumlah 355 orang berangkat dari Rembang tanggal 25 agustus 2016 hari kamis jam 01.30 dini hari. Kloter 48 berjumlah 355 orang berangkat pada tanggal 28 agustus 2016 hari minggu jam 12.15. sedangkan kloter 65 berjumlah 81 orang berangkat pada tanggal 2 september 2016 hari jumat jam 15.25 sore. Tercatat ada satu orang calon jemaah haji yang gagal berangkat  karena meninggal dunia yakni   Kasni sulikan ngabiran alamat RT5 RW 1 Karanglincak kecamatan kragan kloter 38.( prasetyo budi wibowo )
Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::