Elemen Masyarakat Rembang Tolak Radikalisme

-- --

Gabungan ormas dan LSM ORASI menolak RADIKALISME dan terorisme 

Rembang-Gabungan Ormas, LSM dan sebagian warga Kabupaten Rembang kemarin hari  Selasa (12/7/) menyatakan sikap menolak segala bentuk radikalisme melalui aksi damai di tugu bundaran kawasan Pasar Rembang. Pernyataan sikap dikawal dan dijaga  oleh Pihak kepolisian.

Aksi damai diikuti perserta sekira 500 orang diantaranya dari Banser dengan koordinator Zaenal Arifin, Ansor Rembang dipimpin Imam Zaenuri dan Suparno dari LSM Semut Abang berikut lembaga lainnya. Mereka membentangkan beberapa sepanduk/baner bertuliskan antara lain: Tolak segala bentuk radikalisme dan terorisme, NKRI harga mati,  LSM dan Masyarakat Kabupaten Rembang menolak radikalisme dan terorisme.

Dalam aksi damai juga disampaikan orasi menyatakan tekad menolak segala bentuk radikalisme dan terorisme terutama yg mengatasnamakan agama, demi menjaga keutuhan negara kesatuan republik Indonesia yg berdasarkan pancasila, UUD 45 dan bersendikan Bhenika Tunggal Ika. Menyatakan tekad menjaga NKRI yg berdasarkan pancasila, UUD 45 yg bersendikan Bhrneka Tunggal Ika. 

Kemudian Pernyataan tekad menjaga dan melestarikan kebudayaan nusantara sebagai jati diri bangsa Indonesia. Menyatakan mendukung langkah cepat tepat dan tanggap dari pemerintahan dalam mengatasi segala aksi radikalisme dan tetorisme serta organisasi anti pancasila dan menghimbau berbagai pihak agar bahu membahu, menangkal rafikalisme dan terorisme melalui pemberian pemahaman keilmuan dan keislaman secara benar yaitu islam yg penuh kasih sayang dan rahmatan lil alamin serta menindak tegas pihak pihak yg mengajarkan kebencian dan merongrong pancasila.

Selesai membacakan pernyataan sikap dilanjutkan penandatanganan ikrar menolak radikalisme oleh perwakilan masing masing Ormas, LSM dan Masyarakat. Pernyataan sikap dan penandatanganan penolakan segala macam bentuk radikalisme dan terorisme disaksikan oleh kapolres Rembang ,

Kapolres Rembang- AKBP. Sugiarto mengatakan mendukung pencegahan aksi perlawanan terhadap terorisme dan radikalisme karena merupakan tanggung jawab bersama. Apabila ada masyarakat yang tidak dikenal, mencurigakan supaya melaporkan kepada pihak berwajib. 


Kapolres Rembang AKBP Sugiarto menghimbau  kepada masyarakat, untuk mewaspadai gerakan dan paham Radikalisme t. Dipesan hendaknya warga  jangan mudah terbujuk mengikuti kelompok aliran radikal yang berdalih gerakannya termasuk amaliah jihat. Apabila ada sanak saudara yang sikap dan tingkah lakunya berubah dari semula biasa berinteraksi dengan lingkungan tiba-tiba lebih suka menyendiri maka perlu diwaspadai dan perlu mendapat perhatian (Masudi dan  heru budi s )

Post a comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::