GP3M dicanangkan

-- --
Pencanangan GP3M di kabupaten Rembang 

Bupati menerima  kehormatan pada acara pencanangan GP3M 

Rembang - Pemerintah Kabupaten Rembang menerima stimulant untuk intensif melaksanakan upaya peningkatan rata-rata lama sekolah serta pemberantasan buta aksara dan angka yang kemudian di integrasikan dengan peningkatan kualitas kehidupan ekonomi masyarakat. Hal tersebut di sampaikan Bupati Rembang saat pembukaan pencanangan Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Marjinal (GP3M) dan gerakan literasi sekolah di alun – alun Kabupaten Rembang kemarin ( 20/07 ).

            Bupati mengatakan, di kabupaten Rembang sendiri jumlah masyarakat yang masih mengalami buta huruf semakin berkurang, menurut data, kurang lebih di tahun 2016 ini ada 17 ribu masyarakat yang masih buta huruf. Maka dalam waktu dua tahun pemkab Rembang akan menuntaskan permasalahan tersebut. Pemkab meminta kepada kepala dinas pendidikan untuk memetakan mana saja yang ada warga buta huruf supaya bisa menunjuk guru – guru dan akan di bantu tokoh masyarakat untuk memberikan pembelajaran membaca dan menulis. 

            Sementara itu Erman Syamsuddin selaku Direktur pembinaan pendidikan anak usia dini – Ditjen PAUDI Kementrian Pendidikan dan kebudayaan mengatakan, kalau di lihat masyarakat Rembang di permukaan baik – baik semua, tapi tanpa kita sadari ternyata ada masyarakat yang miskin dan belum minikmati pendidikan atau biasa di sebut kaum marginal.

            Erman mengatakan Dengan di canangkan GP3M ini di harapkan masyarakat Rembang bisa menikmati pendidikan tanpa memandang  usia. Pihaknya berharap kepada semua ibu – ibu Pengerak PKK dan organisasi wanita yang lain untuk membantu menuntaskan permasalahan tersebut.

            Erman menuturkan, Rembang di pilih dalam pencanganan GP3M karena ada tokoh sejarah yang sangat berjasa kepada kaum wanita yaitu RA. Kartini. Pencanangan ini hanya di lakukan di 20 kabupaten di seluruh indonesia. Dan alasan kedua yaitu masih banyaknya kaum perempuan yang buta huruf,

Menurut data dari Bupati dari 17 ribu masyarakat buta huruf, sebanyak 12 ribu adalah kaum perempuan. Maka dari itu pihaknya berharap dengan adanya pencanangan GP3M ini kaum perempuan yang buta huruf bisa menikmati asiknya membaca dan menulis.  

           Tujuan adanya  gerakan literasi sekolah ini untuk meningkatkan minat baca terutama anak – anak sekolah. dan untuk masayarakat umum ada gerakan indonesia membaca yang di lakukan di masjid, gereja dan balai desa. (  prasetyo budi wibowo  )


Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::