Hari jadi Rembang Bupati canangkan Jumat dan Minggu Bersih

-- --

Bupati Rembang Bersama wakil Bupati berfoto bersama tamu undangan sebelum upacara hari jadi Kabupaten Rembang di mulai


Pathol sarang salah satu kesenian khas kabupaten Rembang di tampilkan dalam pesta rakyat Hari jadi Kabupaten Rembang ke-275

REMBANG - Setelah 4 tahun tidak mendapat penghargaan Adipura sebagai penghargaan Pemerintah Republik Indonesia di bidang kebersihan lingkungan, maka pemerintah kabupaten Rembang, di tahun 2017 mencanangkan slogan Rembang Bersih melalui jum'at bersih dan minggu bersih.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Rembang- H. Abdul Hafidz, saat upacara peringatan hari Jadi ke-275 kabupaten Rembang, di Alun-alun kota Rembang, hari Rabu (27/7).

Bupati mengatakan jum'at bersih diperuntukkan bagi Dinas/instansi serta dinas vertikal, Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/ Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yang ada di kabupaten Rembang agar pada hari Jum'at bersama-sama bersih-bersih di lingkungannya masing-masing. 

Bupati menambahkan Minggu bersih diperuntukkan bagi Camat beserta musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) dan kepala desa beserta rakyatnya untuk bersih-bersih di lingkungannya masing-masing.

Sehingga dengan modal Jum'at bersih dan Minggu bersih menurut Bupati insyaAllah di tahun 2017 kembali akan meraih adipura.

Wakil Bupati Rembang- Bayu Andriyanto menerangkan sejarah kabupaten Rembang terjadi pada tahun 1741 pertempuran meletus di Rembang di bawah pimpinan Pajang. Pada waktu itu kota Rembang dikepung selama satu bulan dan Garnisun kompeni yang ada di kota Rembang tidak mampu menghadapi pemberontak .

 Rakyat Rembang dibawah pemerintahan Anggajaya dengan semboyan perang suci dengan perlawanan luar biasa akhirnya dapat menghancurkan Garnisun Kompeni. Sehingga pada tanggal 27 Juli 1741 ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Rembang. Dengan Suryo Sengkala "SUDIRO AKARYO KASWARENG JAGAD" yang artinya  Keberanian Membuat Termasyur di Dunia.

Dalam kegiatan hari jadi di Alun-alun dipentaskan seni tari orek-orek, seni gulat Pathol Sarang, display Marching Band, seni bela diri pencaksilat, seni barongan dan Barongsay.


Para tamu undangan dan penonton seni budaya kabupaten Rembang tersebut disajikan lontong Tuyuhan sebagai makanan khas kabupaten Rembang yang disajikan secara gratis.(Masudi)
Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::