Pembangunan pos TNI di pelabuhan Tanjung Bonang tertunda

-- --

Komandan Pos TNI AL Rembang Lettu Hartono

Rembang-Rencana Pemerintah Daerah (Pemda) Rembang, membangun pos Tentara Nasional Indonesia  Angkatan Laut (TNI AL) di kawasan Pelabuhan Tanjung Bonang desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke tertunda. Pasalnya terjadi permasalahan intern di perusahaan itu.

Komandan Pos TNI AL Rembang Lettu Hartono menjelaskan di Pelabuhan Tanjung Bonang, belum ada pos aparat. Sehingga pengawasan sangat terbatas, karena pos yang ada hanya di Pelabuhan Tasikagung, dan sulit diajngkau sewaktu – waktu. Padahal banyak kerawanan mesti diwaspadai, seperti penyelundupan barang ilegal, Narkoba maupun transaksi Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal. Untuk mempersempit kerawanan tersebut sekarang ini aktivitas bongkar muat barang sebatas di dermaga pelabuhan yang dibangun oleh anggaran dari  pusat. Sedangkan dermaga milik swasta, untuk sementara dihentikan semua. Langkah ini diharapkan dapat mempersempit  peluang masuknya barang ilegal

Lettu Hartono mengatakan Semestinya pengamanan objek vital seperti pelabuhan harus ada pengamanan dari TNI AL namun pembangunan pos sejauh ini masih menunggu lampu hijau  dari Pemda .

Lettu Hartono menambahkan belakangan Presiden Joko Widodo memerintahkan penutupan pelabuhan – pelabuhan kecil atau biasa disebut pelabuhan tikus, karena ketiadaan aparat rentan disalahgunakan. Hal itu memicu kekhawatiran area pelabuhan rawan menjadi sasaran penyelundupan barang – barang ilegal.

Sebelaumnya saat pemerintahan Bupati Moch. Salim, Pemda sempat mewacanakan pembangunan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) tipe C di Pelabuhan Tanjung Bonang. Dengan area pengawasannya akan lebih luas, dengan jumlah anggota minimal 100 orang. Berbeda dibandingkan Pos Angkatan Laut tipe A di Pelabuhan Tasikagung, jumlah personelnya hanya 10 orang.


Jika kelak sudah ada Lanal di Pelabuhan Tanjung Bonang Lettu Hartono berharap Pos TNI AL Tasikagung tetap akan beroperasi. Termasuk dibantu oleh pos pengamatan di dekat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karanganyar Kecamatan Kragan. Semua upaya tersebut, demi menjaga keamanan pesisir laut. Apalagi garis pantai di Kabupaten Rembang cukup panjang, mencapai 60 kilo meter.(Masudi)
Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::