Saatnya Pemkab Miliki panti Rehabilitasi

-- --
PGOT yang tertangkap razia dimandikan dan dirapikan rambutnya

Rembang-Pemerintah kabupaten Rembang sudah saatnya memiliki balai rehabilitasi eks psikotik tersendiri, pasalnya selama ini balai sosial rehabilitasi yang ada dimiliki oleh Propinsi jawa tengah . Wacana ini muncul seiring maraknya pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT) di sejumlah titik di wilayah Kota Rembang yang meresahkan warga yang perlu ditangani segera .

Hal tersebut disampaikan kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Rembang Waluyo usai melakukan razia bersama dengan sapol PP Rembang pagi tadi.(22/7)

Waluyo menyebutkan wacana perlu dibangunnya balai rehabilitasi  sudah sejak lama diusulkan, Namun dengan berbagai pertimbangan belum bisa diwujudkan. Seperti  pertimbagan keterbatasan angarapan, dan keterbatasan  tempat lokasi, Selain itu pertimbangan penataan SDM diperlukan yakni adanya psikolog - psikiater dan orang yang bisa  merawat orang gila .

Wacana usulan tersebut juga telah disampaikan ke DPRD dalam rapat komisi dan menyetujuinya, namun dengan pertimbangan masih ada kendala keterbatasan anggaran sehingga belum bisa direalisasikan. 

Pertimbangan lain adalah mereka yang baru tertangkap dan dimasukkan kepanti rehabilitasi bisa keluar karena pengamanan pagar tembok yang rendah, lolos operasi dan kiriman dari kabupaten tetangga. Disamping itu  adanya keterbatasan daya tampung panti rehabilitasi yang dimiliki menjadi kendala tersendiri.

            Terpisah kasi penegakan perda Satpol PP Rembang Sudarno mengatakan Razia bersama Dinsosnakertrans sebagai tindaklanjut laporan masyarakat yang merasa resah terhadap keberadaan PGOT. Dari hasil razia ditemukan 5 orang PGOT,  dua orang diantaranya adalah muka lama yang sebelumnya pernah tertangkap dalam razia. Razia dilakukan  dari arah barat pentungan, air mancur, depan kantor pos, perempatan depo dan smp2 rembang., 

Sudarno menyampaikan Satpol PP dan Dinsosnakertrans siap menerima laporan warga apabila menjumpai PGOT berkeliaran dan meresahkan masyarakat segera dilaporkan agar bisa ditindaklanjuti  Pasalnya keberadaan orang gila sudah  meresahkan warga  dan dikawatirkan menggagu masyarakat  bahkan terkadang  tidak memakai busana, sering merusak tanaman, maupun mengobrak-abrik tempat sampah .( Mufti affandi )

Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::