Wisata bahari di kabupaten rembang sudah layak di sebut adik dari pulau bali

-- --

Nyonya Hajah Haziroh Hafidz mengunting tali bunga sebagai   tanda di bukanya acara syawalan di taman kartini

Rembang - potensi wisata bahari di Kabupaten Rembang yang sangat banyak membuat BupatiRembang H. Abdul Hafidz ingin mewujudkan Kabupaten Rembang sebagai destinasi wisata bahari unggulan di Jawa Tengah. Bahkan jika di lihat dari jumlah pengunjung wisatanya, Rembang sudah layak di sebut sebagai adik dari pulau bali. Hal ter sebut di sampaikan saat memberikan sambutan pembukaan syawalan tahun 2016 di taman kartini pagi tadi ( 12/07 ).

Bupati mengatakan, Kegiatan syawalan ini sudah menjadi tradisi  Masyarakat Rembangm  sehingga kita harus turut serta dalam mengawal ketentraman para wisatawan yg berkunjung untuk merayakan syawalan di taman kartini.

Pasalnya pariwisata merupakan salah satu obyek yang harus kita tingkatkan, sarana prasaranya maupun promosi harus di utamakan. Supaya bisa menambah kunjungan wistawan. Jika pariwisata kita maju maka akan di ikuti majunya perekonomian masyarakat. Oleh karena itu untuk mewujudkanya di butuhkan kerjasama dari berbagai pihak baik pemerintah, masyarakat, serta perbankan supaya memaksimalkan pengelolaan pariwisata. 

Bupati menambahkan, sampai saat ini sudah ada masterplan desa wisata bahari yang terbentang dari enam desa yaitu desa Pasarbanggi, Tritunggal, Punjulharjo, Caruban, Tasiksono dan Dasun. Dari ke enam Desa tersebut akan di buat kawasan wisata alas samudro welo, mulai tahun 2017 akan di sentuh dengan anggaran baik dari APBD Provinsi, APBD Kabupaten dan APBN. Sehingga nantinya akan tercipta kawasan wisata yang representatif. Sekarang ini yang sudah berjalan yaitu karang jahe dan caruban, dari dua tempat wisata tersebut sudah di kunjungi wisatawan berjumlah ratusan ribu, sehingga sudah pantas bilaRembang di sebut adik dari Pulau Bali. 

Sementara itu Plt Kepala Dinas Parawisata Kabupaten Rembang Suyono mengatakan, tujuan diadakanya syawalan ini adalah untuk melestarikan tradisi syawalan yang ada di Kabupaten Rembang dan memberikan sarana hiburan bagi masyarakat Rembang. Pelaksanaan syawalan ini berlasung selama 7 hari di mulai dari 12 juli - 18 juli 2016. 


Suyono menambahakn untuk lapak kapling yang di sediakan bagi para pedagang berjumlah 184 kapling dan yang terjual sebanyak 75 kapling. Jumlah tersebut di rasa tidak mencapai standart jumlah penjualan pemkab. Banyak faktor yang menyebabkan sedikit pedagang untuk membeli kapling lapak yang di sediakan, karena tempat yang di sediakan dirasa tidak layak untuk menarik pengunjung. (prasetyo budi wibowo) 
Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::