4 anggota PWI Rembang penuhi panggilan penyidik satreskrim

-- --


Zaenal Abidin Petir dan Heri Isdaryanto dari divisi hukum PWI Jateng siap berikan bantuan hukum kepada 5 anggota PWI Rembang korban tindak premanisme karyawan PJB PLTU Sluke


Rembang-Anggota PWI Rembang korban tindak premanisme saat melakukan peliputan laka kerja di UGD RSUD DR R Sutrasno pada Selasa (23/8/2016) dimintai keterangan oleh penyidik Satreskrim Polres setempat. 

Penghimpunan informasi oleh aparat kepolisian merupakan tindak lanjut atas disampaikannya laporan dari perbuatan karyawan PT PJB PLTU yang arogan menghalangi awak media menjalankan tugasnya kepada Kapolres Rembang pada Jumat (19/8/2016) kemarin.

Terkait upaya hukum yang diambil PWI Rembang ternyata didukung sepenuhnya oleh pengurus PWI Jateng, ditunjukkan dengan mengirim tim advokasi yang dipimpin Ketua Lembaga Advokasi Wartawan (LAW) Jateng Zaenal Petir beserta rekannya Heri Isdaryanto.

 Sebelumnya diadakan pertemuan membahas kronologi kejadian tindak premanisme sekaligus menghimpun barang bukti yang dibutuhkan dilanjutkan memberikan pendampingan hukum.

Dari enam awak media korban sekaligus pelapor yang hadir memenuhi panggilan dimintai keterangan oleh penyidik Satreskrim Polres Rembang, baru empat orang yang datang meliputi Djamal Garhan (Suara Merdeka), Sarman Wibowo Semarang Cakra TV), Heru Budi Santosa (RadioCBFM) dan Suparjan (tabloit Bhayangkara Perdana). Masing-masing menjawab 18 butir pertanyaan oleh penyidik berbeda hingga lebih dari 3 jam mulai
pukul 12.10 wib.

Usai melakukan pendampingan terhadap empat anggota PWI yang diminta keterangan, Zaenal Abidin mengatakan akan membuat surat pernyataan kepada PT PLN Pusat terkait kurang transparasinya PT PJB PLTU Sluke memberikan kejelasan sebab terjadinya laka kerja, berikutnya akan mempertanyakan proses rekrutmen karyawan PT PJB kepada GM perusahaan Yudhi Bhagaskara. Adapun pasal yang nantinya dikenakan ketika proses hukum berlanjut mengacu Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers diperkuat KUHP, bukan berlaku sebaliknya.

Adapun dua anggota PWI Rembang yang tidak hadir, dijadwalkan dimintai keterangan oleh penyidik pada hari Rabu (24/8), masing-maing Wisnu Aji (Radar Kudus-Jawa Pos) dan Dicky Prasetya (Radio POP FM). Kemungkinan besar juga mendapat pendampingan dari Zaenal Abidin dan Heri Isdaryanto.

PWI Rembang dan PWI Jateng juga mengagendakan menghadap Bupati Rembang Abdul Hafidz  guna permohonan ijin berkenan meminjam CCTV yang terpasang di UGD DR R Sutrasno Rembang. Isi rekaman kejadian saat terjadinya aksi premanisme di hari Kamis (18/8/2016) dibutuhkan untuk memperkuat barang bukti laporan pada Polres Rembang. ( heru budi s )

Post a Comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::