Forkopimda Ajak Tokoh Lintas Agama Antisipasi Kasus SARA

-- --

Forkopimda Rembang pro aktif cermati kasus SARA di luar daerah guna lakukan antisipasi agar tajmerebak di wilayah setempat

Rembang-Kejadian berbau suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) yang terjadi di kabupaten Klaten dan Sleman DIY langsung diantisipasi oleh Forkopimda Rembang. Bertempat di ruang pertemuan salah satu rumah makan kemarin digelar silaturahmi mengundang FKUB dan Tokoh Lintas Agama.

Bupati Rembang Abdul Hafidz pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada Kapolres dan Dandim Rembang telah menggagas pertemuan yang dinilainya sangat penting. Keamanan, ketertiban dan konduisifitas wilayah merupakan kebutuhan bersama untuk kenyamanan keberlangsungan hidup berbangsa.

Mengutip arahan Presiden Jokowi disebutkan oleh Bupati Abdul Hafidz bahwa garda terdepan suksesnya pembangunan nasional terletak pada situasi kemananan dan kondusifitas dalam negeri. Sehingga harus menjadi gerakan nasional dalam menjaga keamanan dan ketertiban kehidupan sosial di tiap daerah.

Kapolres Rembang AKBP Sugiarto dalam sambutannya menyampaikan ajakan kepada semua yang hadir untuk pro aktif menjaga stabilitas wilayah hukum Rembang agar terus kondusif. Adapun terkait kejadian di Klaten dan Sleman perlu diantisipasi supaya jangan merambat di Kabupaten Rembang, sinergitas antara Forkopimda dan semua elemen masyarakat yang terus harmonis perlu dipertahankan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

            Dandim 0720Rembang Letkol Darmawan Setiady giliran memberikan arahan menyatakan tugas jajarannya adalah menjaga stabilitas keamanan teritorial dan membantu penyelenggaraan pemerintahan daerah. Apapun yang terjadi di luar daerah dipesan supaya tidak dijadikan bahan provokasi dari berbagai lintas atau dari masing- agama tetapi justru dicegah agar tak berkembang di wilayah setempat.

Wakil Ketua DPRD Rembang Bisri Cholil Laquf mewakili anggota dewan mengatakan hasil silaturahmi hendaknya membuahkan hasil yang positif untuk menjaga keamanan dan kondusifitas Kabupaten Rembang, sinergitas antara pihak keamanan dan pemerintah daerah wajib dijaga dan perlu diperkuatnya pengawasan wilayah perbatasan maupun pelosok agar tidak disusupi oknum penyebar perpecahan antar umat beragama. Ditegaskan  bahwa Ansor siap membantu saat diminta melakukan pengamanan yang bersifat urgen.

Ketua FKUB Kabupaten Rembang Zamroni sendiri menyampaikan sebagai lembaga yang sudah menyatakan saling menghormati perbadaan apapun di wilayah Rembang tentu perlu keterlibatan umat beragama apapun dalam menjaga kerukunan dan toleransi guna mencipatakan rasa nyaman dan aman. Kejadian di luar daerah yang bertujuan memecah persatuan warga dengan isu SARA sudah pasti dicermati dan antar tokoh agama saling berkoordinasi membicarakan upaya pencegahan agar tidak berkembang di wilayah Rembang. (dari rembang, heru budi s melaporkan)

Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::