Gerakan Pungut Sampah (GPS) bisa menjadi budaya

-- --

Kegiatan GPS di lapangan desa Gondang rejo desa Kalipang

Sarang-Untuk menumbuhkan kedisiplinan  anngotanya jajaran kepolisian resor Rembang bersama TNI, Warga, pelajar dan santri kemarin melaksanakan   Revolusi mental Gerakan Pungut Sampah (GPS) bersama Polri,TNI, warga, Pelajar dan Santri di Lapangan Sepak Bola Gondangrejo desa Kalipang Kecamatan Sarang.

Kepala Kepolisian Resor Rembang (Kapolres), Ajun Komisaris Besar (AKBP)  Sugiarto mengatakan gerakan pungut sampah yang di lakukan secara bersama dalam rangka merevolusi mental anggotanya. Selain itu GPS harus tertanam di jiwa para anggota Polri,TNI, Masyarakat, pelajar dan Santri dengan kerja nyata.

Apabila melihat sampah apapun jenisnya seperti sampah plastik, dedaunan yang kering diharuskan memungutnya dan kemudian memasukannya ke ranjang sampah. Gerakan Pungut Sampah itu tidak sekadar gerakan, tapi harus menjadi kebiasaan dan budaya warga, sehingga nantinya bisa mendukung program kebersihan lingkungan, 

Membersihkan sampah tidak hanya oleh petugas kebersihan, warga kota bisa melakukannya semampunya untuk memungut dan membuang pada tempatnya.

            Sugiarto menambahkan, program GPS yang dijalankannya akan membawa perubahan-perubahan pada diri yaitu untuk lebih tertib, bersih dan disiplin, dari yang semula tidak peduli dengan keadaan sekitar perlahan akan menjadi peduli akan kondisi di sekitarnya, harus bisa saling mengingatkan satu sama yang lain akan adanya Gerakan Pungut Sampah.

Untuk itu GPS diharapkan menjadi gerakan yang lestari dan menjadi budaya warga di kabupaten rembang. (  heri Sugiharto )


Post a Comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::