Pencarian Lanjutan Temuan Belulang Kuno Terkendala Progres Pembangunan

-- --
Para pekerja bangunan tak sengaja temukan benda purbakala berusia ratusan tahun


Anggota Fokmas Lasem ikut gali benda purbakala di belakang Pusksesmas Kragan II

Kragan-Dalam beberapa hari belakangan para pekerja bangunan di belakang Puskesmas II Kragan yang berada di Desa Plawangan tercatat menemukan 4 fosil ciri khas situs di desa tersebut. Karena tak ingin menganggu progres pembangunan instansi tersebut maka upaya fokus pencarian tidak diagendakan dan temuan sudah dilaporkan ke Pusat Arkeologi Nasional Jakarta.

            Keberadaan benda purbakala berusia ratusan tahun tersebut ditemukan tak sengaja oleh para pekerja bangunan yang hendak memenuhi pesanan membuat septic tank dari Kepala Puskesmas Kragan II. Cangkul mereka membentur sebuah benda dan ketika dicungkil guna memastikan bentuk seperti apa justru tambah terkejut lantaran ketika diangkat ternyata berbentuk tempayan kuno berisikan tulang dan tengkorak manusia dan ketika dilanjutkan pada sekitarnya ditemukan satu lagi.

          Tak ingin menuai masalah salanjutnya temuan tadi dilaporkan kepada Junaedi selaku juru kunci Situs Plawangan desa setempat dan begitu menerima informasi segera  menuju lokasi dan langsung mengamankannya di Gedung Artefak Arkeologi Plawangan yang dijaganya selama puluhan tahun. Iajuga melapor ke Pusat Arkeologi Nasional Jakarta selaku institusi yang menugasinya menjadi juru kunci termasuk menerima pesan agar pembangunan dilanjutkan karena sudah terjadwalkan sehingga temuan benda purbakala jangan sampai menghambat progresnya.

          Junaedi jelaskan kuat dugaan semua fosil temuan identik dengan benda purbakala yang tersimpan di Situs Plawangan Kragan. Diceritakan sebetulnya dahulu ditemukan juga tak sengaja oleh tim dari Balai Arkeologi Jakarta, awalnya pada tahun 1976 tim di bawah pimpinan Prof Dr Soejono tengah melakukan penggalian di sekitar situs batu megalitikum di Desa Terjan yang berada 5 kilometer selatan Desa Plawangan dan selama beberapa bulan menggali tidak menemukan tanda-tanda adanya fosil yang dicari dan pada 1977, seorang warga Desa Plawangan iseng-iseng datang menunjukkan sebuah tulang kepada anggota tim.
             
          Lanjut Junaedi ternyata tulang itu yang dicari oleh tim tersebut, selanjutnya dilakukan penggalian di Desa Plawangan sampai tahun 1983 yang hasilnya ditemukan  ribuan fosil dan benda purbakala. Berbentuk ciri khas rangka manusia dikubur dalam nekara perunggu dimana menurut tim arkeolog yang mengadakan penggalian disebut mempunyai keunikan yang jarang ditemui di seluruh Indonesia, bahkan di Asia Tenggara apalagi di dunia.
         

Junaedi tambahkan pihaknya juga mengabarkan temuan tadi ke Forum Komunikasi Masyarakat Sejarah (Fokmas) Lasem yang disikapi menerjunkan anggotanya yang memiliki basis kepurbakalaan dipimpin ketuanya Ernantoro.

Dihubungi terkait temuan terebut Toro sapaan akrabnya mengatakan keistimewaan Situs Plawangan yakni pada kubur nekara seperti halnya hasil penggalian oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional kurun waktu 1977-1990.

         Menurut Toro nekara perunggu Situs Plawangan ditengarai merupakan necropolis atau tempat penguburan dari abad pertama masehi. Dari penggalian menunjukkan manusia Plawangan pada 2000 tahun silam memiliki cara penguburan yang terbilang maju pada zamannya, tubuh manusia dimasukkan dalam tempayan dan dikubur dalam tanah disertai dengan bekal manik-manik, periuk dan kendi.

            Toro tambahkan hingga kini diprediksi masih terdapat fosil lain di kawasan temuan beberapa hari belakangan. Untuk melanjutkannya terkendala hak kepemilikan tanah karena di lokasi yang diduga terpendam benda purbakala lain sekarang sudah berdiri bangunan rumah penduduk dan Puskesmas Kragan II. (dari kragan, heru budi s melaporkan)

Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::