Penonton Lansia Serasa Bernostalgia

-- --
Didominasi pelestari lansia wayang purwa gagrag pesisiran laseman butuh regenerasi

Lasem-Tampilnya kembali wayang gagrag pesisiran laseman seolah menjadi ajang nostalgia bagi warga lansia Desa Sendangasri Kecamatan Lasem. Pada Senin (29/8/2016) malam bertempat di sanggar seni budaya yang menyatu di kawasan punden berupa sendang di desa setempat mereka kembali dapat menyaksikan setelah lebih dari dua puluh tahun tak dimainkan.

            Tempat perhelatan acara nampak bagaikan lautan manusia, baik laki-laki dan perempuan mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua. Mereka tak bergeming dari duduknya sejak pagelaran wayang dimulai sampai selesai hampir 3,5 jam lamanya.

            Keunikan mewarnai kegiatan malam itu, sajian yang disediakan seolah seperti pesta tradisi yang lain meliputi rebusan pisang, kacang, aneka umbi-umbian dan tiga kuliner khas Desa Sendangasri berupa nasi dan bubur jagung serta gelali. Sebagian warga perempuan sepertinya ikut larut dalam kegembiraan pentas perdana wayang gagrag pesisiran laseman, ikut berpartisipasi dengan secara rela membawa ceret berisi minuman kopi untuk disuguhkan pada penonton.

            Sudali (68) warga Dukuh Pelem Desa Sendangasri disela acara mengatakan kegembiraannya dan seolah bernostalgia dengan keramaian pementasan pakeliran gagrag pesisiran laseman yang sekian lama tak muncul. Selaku salah satu sesepuh desa, dikatakan akan terus mendorong upaya pelestarian ini dan sebisa mungkin secara terjadwal dimainkan. 

            Sementara Plt Camat Lasem Kukuh Purwasana mengatakan mewakili Pemkab Rembang memberikan apresiasi atas diuri-urinya seni budaya lokal yang hampur punah. Tak berhenti sebatas kembali dimunculkan, dijanjikan akan dijadwalkan kesinambungan penampilannya agar lebih dikenal tak hanya di wilayah lasem saja. 

            Dari penampilan kembali wayang purwa gagrag pesisiran laseman selain kegembiraan juga ada keprihatinan karena dalang dan sinden telah berusia lanjut dan mendesak diadakan regenerasi. Dari sisi pengrawit terlihat telah ada pengkaderan, penabuh gamelan adalah anggota Tim penggerak PKK Desa yang berusia di bawah 50 tahun. ( heru budi s )


Post a Comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::