PHE Randugunting 2 Undang Pemilik Tanah

-- --
PHE RGT 2 undang 7 warga pemilik tanah tandatangani kesepakatan pembebasan lahan sesuai harga yang disetujui dua pihak

Sumber- Penandatanganan berita acara  kesepakatan pembebasan lahan seluas sekira 13 ribu meter persegi antara Pertamina Hulu Energi Randugunting (PHE RGT) 2 dengan 7 orang warga pemilik tanah yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut kemarin ditandatangani  di Balai Desa Krikilan Kecamatan Sumber . Selanjutnya dilakukan pengukuran lahan oleh Notaris yang ditunjuk bersama BPN vRembang guna memastikan kecocokan luasan lahan yang dibebaskan tadi.

Kegiatan penandatanganan dihadiri Rico Media Putra selaku pimpro PHE RGT 2 bersama 6 orang supervisornya, Muspika Sumber, Notaris  Pj Kades Sukirno beserta unsur pemdes dan BPD Desa Krikilan.

Adapun 7 orang warga pemilik lahan masing-masing Suminah tinggal di kawasan RT 01/RW 01, Yanti dan Suwardi dan Sumarto dari RT 01/RW 02, Kusman warga RT 02/RW 02, Marsi warga RT/RW 02 serta Wilun warga RT 07/ RW 03.

Pada kesempatan tersebut Pj Kades Krikilan Sukirno menyampaikan. setelah tercapai kesepakatan harga diinginkan pihak PHE RGT 2 segera mencairkan dana pembebasan  lahan  dan  ditransfer ke rekening warga pemilik lahan.

Diharapkan di kemudian hari tak ada aral melintang sehingga kegiatan pengeboran sumur eksplorasi yang sudah dijadwalkan tahapannya semua berjalan lancar .

Menanggapi permintaan Pj Kades tadi, Pimpro PHE RGT 2 Rico Media Putra mengatakan sepenuhnya akan ditangani oleh Hartono sebagai supervisor pembebasan lahan. Setelah urusan pembayaran diselesaikan tentunya dilaksanakan tahapan pemasangan konstruksi bangunan yang dijadwalkan mulai berlangsung tanggal 10 Agustus mendatang.

Lanjut Rico pengeboran sumur eksplorasi RGT 2 nanti merupakan pekerjaan besar karena termasuk obyek vital nasional. Sehingga mulai sosialisasi, pembebasan lahan, progres pembangunan sampai nanti dimulainya pengeboran bila saat ini masih ada hal yang perlu dibicarakan diminta untuk dikoordinasikan dengan PHE agar kedepan tak ada kendala.

Sedangkan Hartono Supervisor PHE RGT 2 bidang  pembebasan lahan menjelaskan kesepakatan harga lahan antara pihaknya dengan pemilik lahan sudah ada yakni sebesar Rp115.800 per meter, untuk itu perlu ditindaklanjuti mengadakan penandatangan berita acara pembebasan lahan dan pengukuran oleh pihak Notaris dan BPN Rembang. Setelah ada kecocokan antara luasan lahan yang dibeli oleh perusahaan dijadwalkan pada minggu ini dilakukan pembayaran kepada 7 orang warga pemilik tanah.

Sementara Sekcam Sumber Nurkamdi menyampaikan hasil dari pelaksanaan kegiatan migas di Desa Krikilan nanti sebagian diantaranya menjadi sumber penghasilan dalam APBD Kabupaten Rembang, sehingga tanpa adanya dukungan masyarakat setempat tentu tidak akan berjalan lancar. 

Selain sebagian warga lokal direkrut menjadi tenaga kerja, keberadaan kegiatan pengeboran sumur minyak dan eksplorasinya diyakini memunculkan multiplier effect dengan membuka usaha warung makan, kebutuhan sehari-hari lainnya yang dibutuhkan pekerja dari luar. (heru budi s )

Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::