Ramaikan usung Seni Budaya Tradisional

-- --
Usai nanti ditampilkan Bambang Wahyu berharap makin banyak warga lain ikut menampilkan Laesan dalam even-even perayaan tradisi seperti pada sedekah bumi.


Lama tak dimainkan bahkan dilombakan bikin warga Ds Ngulahan semangat mainkan bakiak beregu

Sedan-Dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-71 tahun sebagian elemen masyarakat Kabupaten Rembang pilih mengusung seni dan budaya tradisional. Ada yang menampilkan dalam perlombaan pada malam tirakatan dan perayaan.

Seperti yang diadakan oleh Karang Taruna Hamong Praja Desa Ngulahan Kecamatan Sedan, kali ini menggelar aneka lomba bagian dari seni dan budaya tradisional untuk anak-anak, remaja dan orang tua. Dalam pelaksanaannya kurun dua minggu ini ternyata disambut antusias tidak hanya oleh masyarakat setempat bahkan juga menjadi hiburan tersendiri bagi penonton dari luar desa.

Ketua Karang Taruna Hamong Praja Abdul Rhosidi ,mengatakan  macam lomba yang diadakan yaitu permainan egrang, bakiak beregu, tarik tambang, engkol/panco dan joget topeng. Ide mengangkat jenis lomba tadi menurutnya hasil dari pembicaraan anggota yang ingin menampilkan bentuk lain dari aneka kegiatan dalam meramaikan HUT Kemerdekaan RI tahun ini, akhirnya disepakati mengusung sebagian kekayaan budaya bangsa sendiri

Bahkan tak hanya berhenti pada mengadakannya pada lomba sambung Rhosid beberapa diantaranya akan digeluti secara optimal untuk tujuan utama pelestarian dan sasaran lain membuka peluang berkarya bagi kawula muda desa setempat. Sudah pasti harus pula dengan diberikan tambahan pengetahuan dan skill sehingga ketika tampil di khayalak memang pantas dan membuat para penonton puas.

Di tempat lain yakni Perumahan Puri Indah Rembang, pada malam tirakatan atau tanggal 16 Agustus mendatang warga setempat akan menampilkan salah satu kesenian khas Lasem yang hampir punah yakni Laesan. Penggagas ditampilkannya seni yang tergolong kuno tersebut yaitu Bambang Wahyu menyebutkan tidak semua orang bisa memaikan Laesan bahkan menjadi pelaku utamanya.

Sambung Bambang kesenian penuh nunsa mistis tersebut merupakan warisan dari generasi tua ke generasi muda yang tidak bisa dipelajari seperti halnya mempelajari sulap atau ilmu sihir. Oleh karena itu sengaja ingin mengusungnya pada malam tirakatan nanti selain untuk memberikan hiburan juga dimaksudkan ada kepedulian lebih dalam pelestariannya supaya tak punah dan tinggal cerita, paling tepat lebih sering menampilkannya di depan publik.

Sementara itu warga Desa Sendangasri Kecamatan Lasem dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI tahun ini sepakat menampilkan budy lokal Wayang Gagrag Pesisiran Laseman yang identik dengan desanya.

Ketua Pokdarwis Sendangasri Salamun menginformasikan jika warisn leluhur terebut terlalu lama tidak dimunculkan  maka khawatir tak lagi dikenal generasi muda saat ini. Sehingga meski secara patungan dan disokong sponsor maka dimainkan dalam merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-71 dimana sebagian besar pelakunya juga warga setempat dalam artian telah ada upaya pelestarian yang harus dipertontonkan pada masyarakat luar desa. ( heru budi s )


Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::