Sigap kader kesehatan Tekan kematian ibu saat persalinan

-- --

kepala UPT Puskesmas kecamatan pancur

Pancur-UPT Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Pancur mengklaim peran desa siaga dan gerakan sayang ibu (GSI) cukup berhasil dalam menekan angka kematian ibu pada saat persalinan, kususnya di 23 desa diwilayah kecamatan Pancur ini ditandai dengan minimnya angka kematian ibu saat persalinan maupun angka kematian bayi.

Kepala UPT Puskesmas kecamatan Pancur Trianova mengatakan, nihilnya angka kematian ibu melahirkan tersebut berkat kesigapan petugas kesehatan, terutama bidan desa serta kader kesehatan yang tersebar di 23 desam ditambah  kesadaran warga akan kesehatan ibu hamil dan bayi yang semakin meningkat.

Selain itu tersedianya sarana dan prasarana kesehatan yang ada di setiap desa membuat angka kematian ibu pada saat persalinan bisa di tekan, sehingga angka kematian ibu pada saat persalinan dan angka kematian bayi nihil  pada tahun 2013, 2014 dan 2015

Nihilnya angka kematian ibu pada saat persalinan kurun waktu tiga tahun terakhir ini di karenakan adanya sosialisasi dan pendekatan yang dilakukan oleh pukesmas dan kader kesehatan yang ada di desa, yakni tentang pentingnya melakukan persalinan dipuskesmas naupun melakukan cek kesehatan secara berkala, sehingga membuat angka kematian ibu pada saat persalinan bisa di tekan


Trianova menambahkan peran dari bidan desa sangat penting karena bisa mensosialisasikan secara langsung  kepada ibu hamil dan akan melahirkan disamping bisa melakukan konsultasi tentang kehamilan. ( heri sugiharto )
Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::