Berbahaya, Jembatan Darurat Pamotan Masih Menjadi Jalur Pilihan

-- --
Walau sudah ada peringatan jembatan darurat rusak tetapi pengendara motor tetap melewatinya

Pamotan – Sejak dibangunnya jembatan darurat di dekat jembatan Pamotan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Rembang bersama masyarakat sekitar tiga bulan lau, banyak pengendara sepeda motor yang memilih lewat jembatan tersebut daripada harus memutar lewat jalur alternatif dengan alasan waktu  dan jarak tempuh yang lebih dekat.

Sekitar 150-an sepeda motor melintas setiap jamnya. Banyaknya sepeda motor yang melintas membuat jembatan darurat yang terbuat dari bambu tersebut mulai berkurang daya topangnya. Bahkan baru-baru ini didapati ada beberapa bagian anyaman bambu yang terlepas. Hal ini tentu sangat membahayakan bagi para penggunanya. 

Salah satu warga Pamotan sekaligus pengguna jembatan darurat Ahmad Fasih mengatakan, meskipun di dekat jembatan sudah diberi plang peringatan dengan tulisan hati-hati jembatan rusak, namun hal itu tidak berpengaruh bagi pengendara dan tetap memilih lewat jalan tersebut lagi-lagi dengan pertimbangan waktu dan jarak tempuh. 

Fasih menambahkan, sebenarnya warga pun merasa terpaksa melewati jembatan yang bisa membahayakan keselamatan mereka. Ia berharap pemerintah desa setempat memfasilitasi supaya perusahaan penggarap jembatan Pamotan lebih memperhatikan dan membuatkan jembatan darurat yang jauh lebih baik, karena sebenarnya hal itu memang di bawah tanggungjawab perusahaan. 

Terpisah Perangkat desa Pamotan Mohammad safiq mengungkapkan atas kerusakan Jembatan darurat melalui pendekatan dan koordinasi dengan pihak kontraktor jembatan akhirnya dibantu  anggaran perbaikan sebesar Rp 1 juta.dan sisanya nanti di back up oleh  pihak desa.  Perbaikan jembatan nantinya meliputi pergantian bambu yang sudah rusak  dan penambahan tali besi 6 inci dan tali kawat antena . 

Selama ini, untuk memperlancar arus lalu lintas jembatan darurat terutama pada jam berangkat dan pulang kerja sering tampak warga atau polisi yang terjun mengatur kelancaran kendaraan. Selain itu juga ada warga sekitar yang selalu memantau kondisi jembatan dan kadang memperbaikinya bila ada yang rusak. ( Warih Puspita Arum )


Post a Comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::