Ditemukan Jerohan Hewan Qurban Tak Layak Konsumsi

-- --
Jerohan hewan qurban katagori tak layak konsumsi harus dibuang

Rembang-Hari pertama Idul Adha 1437 H atau tahun 2016, petugas lapangan tim pemantau kesehatan ternak dari Dinas Pertanian dan Kehutanan menemukan ada cacing pada jerohan hati hewan qurban jenis sapi. Selanjutnya dimusnahkan karena dapat membahayakan jiwa siapapun yang mengkonsumsinya.

Kepala Bidang Peternakan Agus Iwan Haswanto menjelaskan temuan cacing hati tersebut telah dilaporkan dari salah satu anggota tim pemantau kesehatan ternak yang bertugas di Kecamatan Sedan. Pihaknya langsung instruksikan dimusnahkan sesuai prosedur kaidah kesehatan hewan ternak yang berlaku secara umum tak semata disembelih khusus pada Hari Raya Qurban saja.

Menurut Agus Iwan walau sudah direbus matang dan cukup lama waktunya dengan maksud agar bisa dikonsumsi, hal itu tetap tak boleh dilakukan. Karena tak semata cacing hati yang dinyatakan membahayakan tetapi jika sudah bertelur dan jumlahnya banyak maka beresiko jika ada beberapa diantaranya yang tak ikut mati, satu-satunya cara yang tepat hanya dimusnahkan.

Disinggung jerohan lain masuk katagori layak konsumsi Agus Iwan jelaskan secara umum hewan ternak sehat pada paru-paru berwarna  pink dan kenyal saat diremas, Kalau jantung harus dibuka dan dibersihkan dari darah beku, setelah itu bisa dikonsumsi, adapun limpa jika tepinya runcing maka bisa dikonsumsi.

Agus Iwan sebutkan tim pemantau kesehatan ternak bertugas sampai hari ketiga Idul Adha. Selain fokus memeriksa kesehatan hewan kurban bebas dari penyakit membahayakan dan layak untuk disembelih. Melalui pemeriksaan gigi, mulut, kuku  dan suhu badan serta jerohan agar sesuai acuan ketentuan layak disembelih dan dikonsumsi.

Agus Iwan tambahkan pihaknya belum dapat menyajikan data berapa jumlah ternak yang disembelih pada Hari Raya Qurban tahun ini karena berlangsung selama tiga hari. Pihaknya janjikan hari keempat pasca Idul Adha baru siap menginformasikan data setelah dilakukan rekap atas laporan tim pemantau kesehatan ternak yang diterjunkan di 14 Kecamatan. ( heru budi s )

Post a Comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::