Keberagaman Budaya Proyeksi Potensi Wisata Unggulan

-- --
Peserta Kirab dan penonton tetap semangat meski diterpa teriknya sinar matahari

Rembang-Perbedaan keyakinan disertai seni dan budaya yang melingkupinya menjadi hal basi jika saat ini masih menjadi bahan perdebatan umum. Selain berimbas memecah persatuan kehidupan berbangsa dan bernegara, tentu juga mengancam kerukunan yang sudah berjalan harmonis selama ini dalam pola pergaulan masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto sesaat sebelum melepas kirab budaya dalam rangka peringatan dan perayaan HUT lenteng Hok Tik Bio Rembang ke-161, hari Minggu (11/9/2016). Pihaknya bahkan mengapresiasi kegiatan beraura tradisi tersebut karena masih dipertahankan sampai kini dan ingin keaneka ragaman budaya yang masih lestari akan diangkat sebagai potensi wisata unggulan

Sambung Wabup Bayu Andriyanto di Indonesia diketahui keberagaman agama telah terbingkai dengan baik, seperti yang termaktub dan diatur dalam UUD 1945 yakni ada jaminan kebebasan beribadah. Sehingga agenda kirab budaya sekaligus menjadi bukti bahwa Kabupaten Rembang memiliki kekayaan karakter majemuk baik suku, ras maupun agama, kerukunan terus terjaga berkat masyarakatnya yang dapat hidup berdampingan dalam perbedaan.

Sementara Eddi Susanto selaku ketua panitia perayaan HUT ke-161 Klenteng Hok Tik Bio menjelaskan total peserta asal luar rembang sebanyak 51 perwakilan baik dari sesama Klenteng maupun pelestari aliran kepercayaan dan grup liong serta barongsai atau bisa dikatakan mewakili se Pulau Jawa. Dijelaskan rute kirab sekira 6 kilo meter dengan prediksi ritual khas tersebut berlangsung sekira 4 jam.

Kabag Ops Polres Rembang Kompol Yohan menjelaskan  terkait pengamanan kegiatan dikerahkan sekitar  150 personel dari lintas satuan dan menjalankn tugas sesuai dengan fungsi masing-masing. Sementara Komandan Kodim 0720 Rembang Letkol Darmawan menerangkan pihaknya menerjunkan 60 angota TNI  dengan tugas memback up aparat kepolisian baik di lingkup klenteng maupun sepanjang rute yang dilalui.

 Walau pada hari pelaksanaan kirab budaya kegiatan baru dimulai menjelang siang dan matahari bersinar sangat terik, namun peserta terlihat penuh semangat menyusuri jalan sesuai rute yang diatur oleh pnitia. Hal sama juga terlihat begitu antusiasnya ribuan warga Rembang dan sebagian dari kabupaten tetangga yang tak bergeming dari tempatnya menonton meski harus berdiri kepanasan dan baru beranjak pulang ketika kirab berakhir. ( heru budi s )


Post a Comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::