Pertamina Tak Tambah Stok Tabung Melon

-- --
Stok tabung melon tak ditambah saat Idul Adha

Rembang-Gasdom Region IV Jawa Tengah menilai permintaan gas elpiji 3 kilogram atau biasa disebut tabung melon menjelang dan saat perayaan idul Adha tak akan ada lonjakan. Oleh karena itu stok di semua kabupaten/kota di Provinsi Jateng tidak ditambah kuotanya.

Kepala Bidang Energi dan Migas pada Dinas ESDM Rembang Imam Teguh Susatyo mengatakan, seperti tahun-tahun lalu memang menjelang Hari Raya Kurban tak ada penambahan stok tabung melon. Hal tersebut berbeda dengan perlakuan menjelang ramadhan dan Idul Fitri karena banyak bermunculan UMKM dadakan penjual makanan dan minuman atau pedagang kue lebaran yang berdampak siginifikan pada permintaan tabung melon.

Pada idul Adha sambung Imam, warga yang mendapat daging kurban memasak tak ubahnya kebutuhan makan keseharian dan kebanyakan memilih memasak berupa sate yang membutuhkan arang. Sehingga dinilai tak perlu menambah persediaan tabung melon karena tak begitu dibutuhkan konsumen.

Imam jelaskan mengacu tahun lalu dari pihak Gasdom Region IV Jateng akan menambah stok tabung melon nanti menjelang perayaan natal dan tahun baru. Biasanya berkisar 5 persen dan jumlah itu dirasa cukup hingga awal tahun depan. Disebutkan tiap pergantian tahun pasti pihaknya mengusulkan kenaikan kuota tabung melon sesuai dengan
estimasi kebutuhan setahun, antara 10-15 persen dari jumlah terakhir yang beredar di wilayah setempat.

Ditambahkan, kurun waktu 2015 akumulasi tabung melon yang beredar di Kabupaten Rembang sampai dengan Desember mencapai sekira 4,102 juta unit. Tahun ini naik menjadi 4.524.333 unit, sedangkan pada ramadhan dan hari raya idul fitri kemarin mendapat tambahan kuota sebanyak 10 persen. (heru budi s )


Post a Comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::