TNI Gadungan Pelaku Pencabulan Ditangkap

-- --
Suyadi mengaku anggota TNI untuk menipu para gadis yang dijadikan korban pelampiasan hasrat seksualnya

Rembang-Suyadi alias Pak Har alias Bayu Dwi Nugroho (41 tahun) warga RT 6- RW 2 Desa Warugunung Kecamatan Pancur tergolong gaul tak kalah dengan remaja. Berbekal akun Media sosial (medsos) dia memperdaya beberapa gadis dengan memasang foto seorang pemuda tampan serta mengaku sebagai anggota TNI, hingga berhasil mencabuli para korban.

  Ulah TNI gadungan Pria yang keseharian merupakan sopir truk tronton itu berakhir belum lama ini setelah diamankan anggota unit intel Kodim 0720 Rembang yang selanjutnya diserahkan ke  Satreskrim Polres Rembang. Setidaknya telah ada 3 gadis korban pencabulan dimintai keterangan dan kasus dikembangkan guna mengetahui apakah ada yang diperdaya pelaku.

  Dari penyidik Reskrim Polres Rembang diperoleh keterangan kronologi penangkapan TNI gadungan tersebut bermula korban NS (19) warga RT 5-RW 3 Desa Sugihan Kecamatan Rembang mengadu kepada saudaranya bernama Serka Temok dinas di Koramil Sluke, telah menjadi korban penipuan oleh Bayu Dwi Nugroho alias Pak Har yang teryata memiliki nama asli Suyadi mengaku anggota TNI asal Desa Sendang Coyo Lasem,  bertugas di Papua. Perkenalan keduanya melalui facebook dan setelah akrab selanjutnya bermaksud menikahi.

  Adapun syarat yang diajukan pelaku yakni sebelumnya harus bertemu dahulu dengan seniornya yang bernama Pak Har di salah satu hotel di Lasem yang selanjutnya terjadilah aksi  pencabulan. Ternyata modus operandi sama juga dilakukan pada 2 korban lain beriinisal A warga RT 1-RW 5 Desa Gowak Kecamatan Lasem dan EL beralamat RT 3-RW 2 Kelurahan Leteh Kecamatan Rembang, kemudian dari adanya komunikasi antara mereka selanjutnya pelaku berhasil diamankan oleh anggota intel Kodim 0720 Rembang.   

  Kasat Reskrim AKP Eko AP saat dihubungi menjelaskan hasil pemeriksaan sementar diperoleh keterangan bila Suyadi mengaku sebagai anggota TNI bertujuan memperdaya korbannya para gadis untuk  mencari kepuasan seksual, belum terungkap motif lainya. Namun pihaknya tidak mau menerima begitu saja pengakuannya, kasus ini terus dikembangkan  guna mengetahui apakah ada korban lain di luar 3 gadis yang sudah dimintai keterangan. ( heru budi s )

Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::