Kemarau Basah, Panen Tembakau Menurun

-- --
Petani Desa Trembes saat menjemur tembakau di halaman rumah

 Gunem - Musim panen kali ini para petani tembakau wilayah desa Trembes kecamatan Gunem terpaksa gigit jari, lantaran hasil panen mengalami penurunan. Hal itu disebabkan kondisi cuaca yang tak menentu. Turunnya hujan dengan intensitas tinggi, belakangan ini sangat berpengaruh terhadap kwalitas tembakau yang dihasilkan.  Hal itu disebabpkan proses penjemuran tembakau yang kurang maksimal.

Salah satu petani tembakau setempat, Nur Salim mengatakan, meskipun masih tergolong baik hasil panen tembakau di wilayah Trembes, dirasa tidak sebaik dengan musim panen tahun lalu. Faktor utamanya, yang menjadi penyebap menurunkan kualitas panen, tak lain adalah meningkatnya curah hujan yang ada di Kabupaten Rembang.

Ia menambahkan, selain mengganggu proses penjemuran, tanah yang lembap cukup mempengaruhi pohon tembakau untuk menghasilkan daun yang berkwalitas. Apabila dipanen dan dijemur, tembakau yang dihasilkan akan berwarna kehitaman.

Jika biasanya bisa menghasilkan 2 s/d 2,5 ton per hektar saat ini hanya para petani hanya bisa menghasilkan kurang lebih 1 ton per hektar. Meski tidak sampai merugikan para petani, keuntungan yang dihasilkan cuma menurut Nur Salim pas – pasan.

Seperti musim-musim sebelumnya, saat musim hujan datang petani tembakau akan beralih menanam padi. Sistem tanam tumpang sari seperti ini memang digunakan oleh para petani daerah Trembes untuk tetap mendapat penghasilan yang diharapkan. (Warih Puspita Arum)
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 6833560255030600556

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::