Pembagian Kembalian PIP SD Padaran, Masih Menyisakan Permasalahan

-- --
Bu Lilis wali kelas enam, saat memimpin upacara di halamn SD Negeri Padaran pada Senin 10 Oktober 2016
Rembang- cbfmrembang.com, Pengembalian dana Program Indonesia Pintar (PIP) pada Jum'at (7/10) oleh Kepala Sekolah SD Padaran Suci Iriani Hendrawati, masih menyisakan sejumlah permasalahan. Pembagian yang dilakukan oleh PLH SD Negeri Padaran Nur Hadi itu, dilakukan atas perintah Kepala Sekolah Suci Iriani Hendrawati.

 Kepala Pelaksana Harian SD Negeri Padaran Nur Hadi, kepada repoter cb fm menjelaskan, dana yang di kembalikan kepada siswa semua berjumlah Rp. 6.725.000, yang dibagikan kepada 146 siswa. Ia menambahakan, ada 23 siswa mendapatkan pemotongan PIP sebesar Rp.25.000, untuk siswa kelas 6, dan 50.000 untuk 123 siswa, yang duduk dari mulai kelas 1-5.

 Nur Hadi menyebut, pemotongan Rp.25.000 untuk penerima Rp 250.000, dan pemotongan Rp.50.000 diberlakukan bagi penerima PIP Rp. 450.000. Ia membeberkan, jika masih ada orang tua siswa yang mengaku, mendapatkan pemotongan dua kali, bahkan tiga kali hanya mendapatkan pengembalian satu kali potongan sebesar Rp.25.000. Hingga saat ini, warga masih menuntut untuk dikembalikan.

Menurut Nur Hadi, undangan pembagian pengembalian dana Program Indonesia Pintar (PIP) dibuat oleh Suci Iriani Hendrawati selaku Kepala Sekolah. Menurutnya, orang tua siswa yang pernah mendapatkan pemotongan, namun tak menerima undangan dan tak mendapatkan haknya, Ia menyarankan untuk mempertanyakan perihal tersebut kepada yang bersangkutan.

 Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Rembang Kota Muryanto menyampaikan, demi menjaga kondusifitas pembelajaran di SD Negeri Padaran, hingga saat ini Kepala Sekolah SD Negeri Padaran masih berkator di kantor UPT Dinas Pendidikan Rembang Kota.

Hingga saat ini, warga Desa Padaran Kecamatan Rembang kota belum bisa menerima kembalinya Suci Iriani Hendrawati selaku Kepala Sekolah SD Negeri Padaran. Hal tersebut dipicu adanya pemotongan dana Program Indonesia Pintar yang dilakukan oleh oknum kepala sekolah tersebut. Puncaknya, pada 26 September, seluruh siswa sekolah SD Negeri Padaran melakukan aksi mogok belajar, setelah Kepala Sekolah melakukan pengadaan daging kurban untuk memperingati hari raya idul adha.

Pada Senin pagi 10 Oktober 2016, pada upacara bendera Suci Iriani Hendrawati belum terlihat masuk di sekolah SD Negeri Padaran. Hanya terlihat Lilis wali kelas enam yang bertindak sebagai pembina upacara.  ( ASMUI )
Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 2062722146191497606

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::