Peternak desa Gunung sari manfaatkan Biogas

-- --
Ketua KTT Mekar Jaya- Syahid menghidupkan kompor bio gas

Kaliori-Manfaat penggunaan biogas untuk kebutuhan rumah tangga mulai dirasakan Kelompok Tani Ternak (KTT) Mekar Jaya, desa Gunungsari, kecamatan Kaliori, yang mayoritas kehidupan warganya mengandalkan hasil ternak dan pertanian. Keberadaan biogas menjadi energi alternatif disaat harga Liquid Petroleum Gas (LPG) 3 kilo gram tidak stabil.

Ketua KTT Mekar Jaya- Sahid mengatakan pembuatan bio gas lebih hemat karena dibuat dari kotoran sapi. Dengan cara tiap pagi atau sore, kotoran sapi ditampung di penampunganyang disediakan  lalu dicampur air dan diaduk sampai larut. Apabila sudah jadi gas disalurkan melaui selang. Sementara limbah atau ampasnya terbuang sendiri.

Sahid menambahkan bio gas sangat ekonomis dan ramah lingkungan. Jika dibandingkan harga gas isi 3 kilo gram 15 ribu rupiah rata rata habis digunakan memasak selama sepuluh hari. Tetapi untuk bio gas dari kotoran ternak sapi, warga bisa leluasa menggunakan, tanpa terbebani ongkos.

Untuk pirantinya hanya pipa paralon dan alat untuk menyalakan api dan 1 bio gas bisa dimanfaatkan oleh 2 kepala keluarga (KK).

Sahid mengharapkan ada pihak lain yang membantu untuk penyediaan peralatan bio gas. Sehingga kotoran sapi milik anggota kelompoknya tidak terbuang percuma. Bio gas yang dimilikinya merupakan bantuan dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) kabupaten Rembang tahun 2013.

Sebelumnya, di tahun 2007, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) propinsi Jawa Tengah telah menguji coba bio gas ke sebagian masyarakat desa Meteseh, kecamatan Kaliori.( Masudi )
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 4976431828386420404

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::