Program Keloni Wong Meteng, Tekan Angka Kematian Ibu

-- --
Puskesmas Desa Gunem yang menjadi lokasi tempat pemantauan ibu hamil dan anak
Gunem cbfmrembang.com,  Sebagai upaya sebagai langkah untuk menekan Angka Kematian Ibu di Kecamatan Gunem. Mulai tahun 2016 UPT Puskesmas Kecamatan Gunem adakan program “Keloni Wong Meteng”. Program tersebut merupakan tindak lanjut dari program “Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng” yang diterapkan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Bidan Koordinator UPT Puskesmas Kecamatan Gunem Andriyani menjelaskan, “Keloni Wong Meteng” berasal dari kata “cekel lan openi wong meteng” yang artinya, lebih perhatian dan merawat ibu hamil.

Menurutnya, selama ini, sering kali ibu hamil diketahui setelah kandunganya berusia enam bulan. Pada usia kandungan tersebut ibu hamil baru memeriksakan kandungannya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah, dengan memberikan edukasi pada pasangan yang hendak menikah, di utamakan calon pengantin yang datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum menikah. Selain itu, penyuluhan terkait kesehatan, kehamilan, dan pentingnya pemeriksaan kehamilan dan asi eksklusif.

Pemantauan atau pengawalan ibu hamil dilakukan mulai dari bidan desa, bidan pendamping, bidan puskesmas, serta kepala puskesmas. Setiap orang yang hamil harus tercatat, serta dipantau kesehatan kandungan perkembangannya.

Dengan adanya program tersebut diharapkan Angka Kematian Ibu dapat ditekan. Ditambahkan, sejak tahun 2013 hingga saat ini Angka Kematian Ibu di wilayah Kecamatan Gunem tercatat nihil. Andriyani menghimbau, bagi pasangan pengantin dan wanita yang mengalami telat menstruasi untuk segera priksa ke dokter. (Warih Puspita Arum)
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 8008724065539902673

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::