13 PGOT Terjaring Razia

-- --
Hasil Razia PGOT didominasi gelandangan psikotik
Rembang - cbfmrembang.com, Gabungan aparat Satpol PP dan karyawan Dinsosnakertrans setempat pada Rabu (16/11/2016) pagi hingga tengah hari merazia pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT). Didapat 13 orang namun yang seorang dikembalikan pada keluarganya karena diketahui masih memiliki sanak famili.

Razia tim gabungan dilaksanakan pada enam kecamatan meliputi Kaliori, Sulang, Rembang, Lasem, Pancur dan Pamotan baik di ruas jalan utama maupun pasar. Dari 13 orang PGOT yang terjaring hanya sebagian kecil diketahui merupakan orang lama, lebih banyak diamankan wajah baru.

Kabid Rehabilitasi dan Jaringan Sosial pada Dinsosnakertrans Kabupaten Rembang. Prapto Raharjo sekaligus koordinator tim gabungan usai kegiatan menjelaskan selain menjadi agenda rutin, kali ini razia juga sebagai bentuk kepedulian institusinya terhadap keluhan masyarakat yang tercover dalam akun medos Humas Setda Rembang. Terlebih operasi dimaksudkan pula untuk menjaga kenyamanan warga dari bentuk gangguan kamtibmas atas adanya PGOT yang berkeliaran hingga pemukiman penduduk.
 
Hasil razia didapat 13 orang sambung Prapto sapaan akrabnya namun yang seorang dikembalikan pada keluarga karena diketahui tidak hidup sebatang kara hanya saja memang terlantar. Sedangkan yang lain dibawa ke Kantor Dinsosnakertrans untuk didata dan ditindak lanjuti sesuai klasifikasi kondisinya menurut usia dan kejiwaan.

Prapto tambahkan untuk katagori gelandangan psikotik selanjutnya dikirim ke ke Balai Rehabilitasi Sosial atau lebih dikenal dengan nama Panti Pangrukti Mulyo di Desa Kedungrejo. Kecamatan  Rembang.  Sedangkan bagi yang berusia lanjut dan hidup terlantar akan menghuni Panti Wredha di Desa Pandean masih kecamatan sama.

Terpisah,  staf Rehabilitasi Sosial pada Panti Pangrukti Mulyo yang juga terlibat dalam tim gabungan menerangkan pengelola panti cukup kesulitan mekakukan pengawasan warga binaan pada hari Sabtu dan Minggu. Lantaran libur kerja, tugas memantau hanya dijalankan oleh Satpam, sementara jumlah penghuni ratusan orang.

Hargo Santoso sebutkan mungkin saja beberapa orang lolos dan kembali terjaring saat diadakan razia PGOT. Apalagi belum lama ini sebagian tembok panti sekira 4 meter roboh dan mudah dilompati penghuni panti untuk kabur keluar.

Hargo Santoso tambahkan penghuni Balai Rehabsos Pangrukti Mulyo sering melebihi kapasitas. Untuk itu bagi yang gangguan  psikologinya terlalu berat diputuskan ove diujuk guna mendapat perawatan di Rumah Sakit Jiwa. (dari rembang, heru budi s melaporkan) 
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 5834190591821863950

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::