Curanmor Di 54 TKP Dibekuk Bersama Penadah

-- --
Kapolres Rembang AKBP Sugiarto saat melakukan introgasi kepada Toni dan Sumarto di halaman Satuan Reskrim Polres Rembang

Rembang - cbfmrembang.com, Purwo Puji Hartoni alias Toni alias Mondol, warga Desa Kabongan Kidul RT 2 RW 3 Kecamatan Rembang kota,  ditangkap Polres Rembang. Ia dibekuk bersama Sumarto warga Desa Terteg Kecamatan Pucakwangi Kabupaten Pati yang biasa, menadah hasil kejahatan tersangka Toni. Menurut pengakuan, tersangka melakukan aksi pencurian sepeda motor di 54 tempat kejadian perkara atau (TKP).

Pada Rabu siang (2/11), 2 orang residivis curanmor dan penadahnya, di adakan gelar perkara dihadapan para wartawan, di halaman Satuan Reserse Kriminal Polres Rembang. Kapolres Rembang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sugiarto mengungkapkan, dari 54 TKP yang berhasi di jual tersangka pelaku dan penadah, baru 19 sepeda motor yang berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Rembang. 

Menurut keterangan Sugiarto, selain TKP Rembang, Toni juga sempat beraksi di TKP Blora dan Kudus, dari total 54 tempat kejadian perkara. Dengan target, sepeda motor yang berada di area perumahan atau persawahan yang ditinggal pemiliknya.

Menurut Kapolres, pelaku lintas kota, yang biasa menjalankan aksinya dengan menggunakan kunci later T tersebut diancam dengan Pasal 363, sedangkan penadah atau Sumarto diduga telah melanggar Pasal 481 Kitap Undang-undang Hukum Pidana, dengan ancaman 7 tahun penjara.

Pada kesempatan tersebut, menurut pantauan reporter cbfm, ada lima pemilik kendaraan yang mengambil sepeda motor yang dicuri dan berhasil ditemukan oleh Polres Rembang. 


Pada kesempatan tersebut, menurut pantauan reporter cbfm, ada lima pemilik kendaraan yang mengambil sepeda motor yang dicuri Toni, namun berhasil ditemukan oleh Polres Rembang.

Salah satunya ialah Asrum warga Desa Labuhan Kidul Kecamatan Sluke. Ia mengaku kehilangan sepeda motor jenis Honda Supra X, dua tahun yang lalu. Raut wajah senang nampak terlihat diwajah pria berusia 50 tahun itu, saat mendapatkan kabar, sepeda motor yang sudah dua tahun hilang, bisa kembali ditemukan.

Kapolres berharap kepada masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor, untuk melihat barang bukti yang kini berhasil diamankan di Mapolres. Cukup dengan menunjukkan dokumen kepemilikan kendaraan yang sah, sepeda motor bisa diambil, dengan gratis.

Belasan kendaraan ini terdiri atas berbagai jenis seperti Honda Supra dan Vario serta Yamaha Jupiter dan Vixion. Sepeda motor hasil curian Toni, yang juga seorang residivis kasus pencurian, sebelum tahun 2013 dijual dengan harga mulai Rp1,5 hingga 2,5 juta. Menurut keterangan Kapolres, rata-rata kendaraan yang berhasil ditadah Sumarto jual di daerah pedalaman seperti Kecamatan Sumber.

Hingga saat ini, polres Rembang sedang melakukan pengembangan atas 34 barang bukti yang belum berhasil diamankan. Total kerugian kendaraan yang di curi Toni, di tafsir mencapai angka 150 juta rupiah (ASMUI )
Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 506561696624475507

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::