Eliminir Harga LPG melambung, Jumlah Pangkalan Ditambah

-- --
Plt As 2 Abdullah Zawawi mengatakan tambahan pangkalan tabung melon diperlukan untuk kurangi jumlah pengecer
Rembang-cbfmrembang.com, Untuk meminimalisir harga LPG tabung melon 3 Kg di tingkat konsumen  melambung tinggi,  Pemkab rembang melalui dinas terkait berkeinginan melegalkan pemodal yang belum masuk pangkalan, baik membuka usaha sebagai pengecer atau bertujuan mengeliminir jumlahnya,Maupun  bagi yang akan membuka usaha baru menjual tabung melon.  

Menurut  keterangan Plt As 2 Sekda Rembang  Abdullah Zawawi, disadari walau untuk mendapatkan harga tabung melon  di atas HET sebesar Rp15.500 per tabung hingga bisa mencapai kisaran Rp20 ribu lebih, namun tetap saja dibeli masyarakat ketika mendesak membutuhkan  .

Zawawi menyebutkan Sebagai langkah meminimalisir melambungnya harga elpiji ditingkat konsumen atau eceran dinas terkait telah membuka lowongan bagi warga yang ingin bergabung menjadi pangkalan tabung melon. 

Tercatat ada sejumlah  109 orang yang mendaftar dan segera diajukan ke Pertamina selaku pihak yang berwenang melakukan seleksi dan mengesahkan legalitas pangkalan. 

  Setelah mereka memulai usaha secara resmi sambung Abdullah Zawawi, wajib menjual tabung melon sesuai dengan HET sebesar Rp15,5 ribu per unit. Andaikata terbukti  ada yang membandel melempar ke konsumen di atas nominal tersebut pastinya akan dikenai sanksi.

  Terpisah Kepala Bidang Energi dan Migas pada Dinas ESDM  Imam Teguh Susatyo menginformasikan saat ini peredaran tabung melon di Kabupaten Rembang dijalankan oleh 5 agen dan total melalui 374 pangakalan. Dibanding jumlah kelurahan dan desa sebanyak 294 tentunya sudah melebihi akan tetapi keberadaannya kurang merata atau belum proporsional.

  Lanjut Imam ada desa golongan gemuk atau banyak warga sasaran pengguna tabung melon jumlah pangkalannya juga berlebih dan sebagian desa ada yang minim pangkalan sehingga memicu munculnya pengecer. Oleh karena itu usulan Pemkab menambah pangkalan sangat didukungnya, asalkan nanti lebih ditujukan untuk pemerataan berada di desa/kelurahan yang kurang jumlah tempat ujung tombak pemasaran tabung melon yang menjual sesuai dengan HET. ( heru budi s)
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 3121545355123361835

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::