Keluarga Tarsih, Harap Cemas Kabar Karjani

-- --
Tarsih bersama dua anaknya masih menunggu kejelasan kabar suaminya karjani 
Sulang - cbfmrembang.com, Keluarga besar Tarsih di Dukuh Ndukoh Desa Pedak, Rt3 Rw4 kecamatan sulang hingga Senin siang masih dilanda cemas, mengenai belum jelask adanya kabar Karjani (63) yang tak lain adalah suaminya. Karjani merupakan 3 dari nelayan asal Kabupaten Rembang yang menjadi korban tabrakan kapal KM Mulya Sejati dengan kapal dagang Payton 4 yang berbendera vietnam.

Menurut keterangan Tarsih, saat ditemui reporter CBFM pada Senin siang mengaku, merasa kecewa lantaran tidak adanya kabar kejelasan nasip suaminya, baik dari pemilik kapal tempat suaminya bekerja, ataupun dari pihak yang berwenang di Kabupaten Rembang, untuk dimintai informasi.

Tarsih mengaku, ia kali pertama mendapat kabar kecelakaan kapal KM Mulya Sejati yang diawaki oleh suaminya dari televisi, Minggu malam (21/11). Seketika mendapatkan kabar tersebut, ia bersama keluarga, minggu malam bergegas menuju rumah keluarga besar Purnomo yang merupakan Nahkoda kapal KM Mulya Sejati yang beralamatkan di Dukuh Ngerang, Desa Trimulyo Kecamatan Juana Pati.

"Saya baru tadi malam mas, mendapatkan kabar dari televisi. Sayang sangat menyayangkan tidak ada kabar kejelasan dari pemilik kabal yang memberikan kabar kepada kami. Jangankan kabar, pemiliknya kapalnya saja, kami keluarga tidak tau"jelas Tarsih sambil terbata-bata. 


Sesampai dirumah sang nahkoda, Tarsih sekeluarga mengaku tak mendapatkan informasi apapun, melainkan melihat tangis keluarga yang pecah, lantaran sama-sama belum ada kejelasan Purnomo dan Karjani, lantaran keduanya masuk daftar korban kapal KM Mulya Sejati yang belum ditemukan hingga kini.

Wulan, salah satu anak korban, mengaku sudah mendatangi Polair Polres Rembang, Iapun mengaku tak mendapatkan kejelasan mengenai kabar ayahnya. Pihak keluarga berharap, pemilik kapal mau mengambil tindakan dan memberikan kejelasan informasi mengenai semua ABK termasuk kabar Karjani. 

Wulan beserta kakaknya yang didampingi PJ kepala Desa setempat, Senin siang sekitar jam 13.00 wib, terlihat berkemas untuk menuju pelabuhan Tanjung Awar-awar Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban, untuk mencari informasi kejelasan ayahnya yang hingga saai ini belum ada kabar.(ASMUI )
Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 6298623091487254841

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::